(Blue / White / Orange)



Dapatkan Penawaran Harga Terbaik Hari Ini!
Hubungi kami via WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Email: makrochm@dnet.net.id
Silica Gel Blue, White & Orange — Desiccant Industri & Food Grade | Distributor Jakarta
SiO2 | 3 Varian Tersedia | Blue (Biru→Pink) • White (Non-Indicating, Food Grade) • Orange (Oranye→Hijau, Bebas Kobalt) | Kapasitas Adsorpsi 20–40% | Regenerasi 120–200°C | 25 kg/Karung
Apa itu Silica Gel?
Silica Gel (SiO2·nH2O) — dikenal juga sebagai silika gel, desikan silika, atau desiccant — adalah bentuk silikon dioksida (SiO2) yang diproses menjadi padatan berpori dengan struktur amorf dan luas permukaan internal yang sangat besar (~750-800 m²/gram). Nama ‘gel’ bersifat historis — silica gel modern berbentuk granul atau manik-manik padat kering, bukan gel basah. Setiap gram silica gel memiliki luas permukaan internal setara lapangan sepak bola — jutaan pori-pori berukuran nanometer yang menyerap dan menahan molekul air dari udara melalui mekanisme adsorpsi fisika.
Silica gel adalah desiccant (penyerap kelembaban) paling umum digunakan di dunia karena: kapasitas adsorpsi tinggi (20-40% berat), inert secara kimia, tidak berbau, dapat diregenerasi dan digunakan ulang, dan aman untuk berbagai aplikasi. PT Makro Chemindo menyediakan tiga varian silica gel dalam kemasan 25 kg/karung untuk kebutuhan industri: Blue (indikator kobalt), White (non-indicating, food grade), dan Orange (indikator organik, bebas kobalt).
| ✓ 3 Varian Tersedia dari 1 Vendor | Blue, White, dan Orange — pilih sesuai aplikasi tanpa perlu supplier berbeda ✓ White Food Grade — sertifikat tersedia | Satu-satunya yang aman untuk kemasan produk pangan dan farmasi ✓ Orange — alternatif Blue bebas kobalt | Indikator visual seperti Blue tapi tanpa CoCl2 yang toksik dan SVHC ✓ Kapasitas adsorpsi 20–40% berat | Efisien menyerap kelembaban dari lingkungan sekitar ✓ Dapat diregenerasi & digunakan ulang | Panaskan 120-200°C untuk melepas air yang tersimpan — silica gel aktif kembali ✓ 25 kg/karung | Stok Jakarta & Tangerang | COA tersedia | Pengiriman seluruh Indonesia |
Specifications :
| Spesifikasi | BLUE (Kobalt Indikator) | WHITE (Non-Indicating) | ORANGE (Organik Indikator) |
| Bahan dasar | SiO2 (Silica) + CoCl2 (Cobalt Chloride) | SiO2 (Silica) murni | SiO2 (Silica) + Methyl Violet atau Bromothymol Blue |
| Bentuk fisik | Granul bulat / irregular (bulk) | Granul bulat / irregular (bulk) | Granul bulat / irregular (bulk) |
| Ukuran butir | 2–5 mm (umum), 3–6 mm, 1–3 mm tersedia | 2–5 mm (umum), 3–6 mm, 1–3 mm tersedia | 2–5 mm (umum), 3–6 mm, 1–3 mm tersedia |
| Kapasitas adsorpsi air | ~20–30% berat (RH 40%) | ~30–40% berat (RH 40%) — tertinggi | ~20–30% berat (RH 40%) |
| Surface area (BET) | ~750–800 m2/g | ~750–800 m2/g | ~750–800 m2/g |
| Pore volume | ~0.4 cm3/g | ~0.4 cm3/g | ~0.4 cm3/g |
| Pore diameter | ~2.2–2.5 nm (tipe A, fine pore) | ~2.2–2.5 nm (tipe A) atau 10+ nm (tipe B, coarse pore) | ~2.2–2.5 nm |
| Kadar air awal (as shipped) | ≤5% (standar industri) | ≤5% | ≤5% |
| pH suspensi | 5.0 – 7.0 | 5.0 – 7.0 | 5.0 – 7.0 |
| Massa jenis (bulk) | ~700–900 g/L | ~700–900 g/L | ~700–900 g/L |
| Suhu kerja | -40°C hingga 230°C (tapi regenerasi max 120°C) | Up to 250°C | Up to 200°C |
| Suhu regenerasi | Max 120°C (>120°C merusak CoCl2 indikator) | 120–200°C optimal (max 250°C) | Max 120–150°C |
| Stabilitas kimia | Tidak reaktif terhadap gas dan senyawa non-asam | Tidak reaktif — paling inert | Tidak reaktif |
| Standar internasional | ISO 18614, IS 3401:1992 | ISO 18614, MIL-D-3464 | ISO 18614 |
| Kemasan Makro | 25 kg per karung | 25 kg per karung | 25 kg per karung |
| Packing | : 25 Kgs per Bag |
| Origin | : China |
Cara Kerja Silica Gel sebagai Desiccant
| Mekanisme Adsorpsi Silica Gel: • Fisika — bukan kimia — silica gel menyerap air melalui adsorpsi fisika (physisorption): molekul H2O ditarik dan ditahan oleh gaya Van der Waals di permukaan pori-pori SiO2. Tidak ada reaksi kimia — itulah mengapa silica gel bisa diregenerasi hanya dengan pemanasan (melepas air yang tersimpan) tanpa perubahan kimia. • Silanol groups sebagai adsorpsi sites — permukaan SiO2 pada silica gel kaya akan gugus silanol (Si-OH) yang bersifat hidrofilik (suka air). Setiap gugus Si-OH dapat mengikat satu molekul H2O. Dengan luas permukaan ~750-800 m²/g, satu gram silica gel memiliki sangat banyak titik adsorpsi. • Equilibrium dengan RH lingkungan — silica gel tidak ‘menyerap semua air’. Jumlah air yang diserap bergantung pada kelembaban relatif (RH) lingkungan dan suhu. Pada RH 20%: ~4-7% berat air. Pada RH 40%: ~20-25%. Pada RH 90%: ~35-40%. Silica gel bekerja terus-menerus menjaga keseimbangan dengan RH target. • Regenerasi cukup dengan panas — saat dipanaskan, energi termal memutus ikatan Van der Waals antara SiO2 dan H2O — air dilepaskan sebagai uap, silica gel kering kembali aktif. Suhu regenerasi: White 120-200°C, Blue max 120°C (CoCl2 rusak jika lebih panas), Orange max 120-150°C. |
Perbandingan 3 Varian Silica Gel — Panduan Memilih
Perbedaan Blue, White, dan Orange bukan hanya warna — ini adalah perbedaan keamanan, kapasitas, dan aplikasi yang sangat signifikan:
| Parameter | Silica Gel BLUE | Silica Gel WHITE | Silica Gel ORANGE |
| Nama | Silica Gel Blue | Silica Gel White | Silica Gel Orange |
| Warna Kering (Normal) | Biru tua (cobalt blue) | Putih / transparan | Oranye cerah |
| Warna Jenuh (Saturated) | Pink / merah muda | Tetap putih (tidak berubah) | Hijau / tidak berwarna |
| Indikator Visual | Ya — biru → pink | TIDAK — non-indicating | Ya — oranye → hijau |
| Bahan Indikator | Cobalt chloride (CoCl2) | Tidak ada indikator | Methyl violet / bromothymol blue |
| Keamanan Indikator | BERBAHAYA — CoCl2 toksik & karsinogenik (SVHC EU) | AMAN — food grade tersedia | LEBIH AMAN dari biru — organik, bebas kobalt |
| Kapasitas Adsorpsi | ~20–30% berat | ~30–40% berat — TERTINGGI | ~20–30% berat |
| Cocok kontak pangan | TIDAK — CoCl2 racun | Ya — dengan sertifikasi food grade (bukan industrial grade) | HATI-HATI — cek indikator yang digunakan |
| Regenerasi suhu | Max 120°C (CoCl2 rusak di >120°C) | 120–200°C (lebih fleksibel) | Max 120–150°C |
| Regenerasi warna | Kembali biru saat kering | Tidak berubah (selalu putih) | Kembali oranye saat kering |
| Trend pasar global | Mulai dibatasi — EU Directive SVHC | Standar paling umum di sachet pangan & farmasi global | Menggantikan Blue untuk aplikasi non-food |
| Kemasan Makro | 25 kg per karung | 25 kg per karung | 25 kg per karung |
| Harga relatif | Sedang | Murah — paling ekonomis | Sedang-lebih mahal dari white |
| Cocok untuk | Mesin industri, kompresor udara, alat berat, transformator, gudang non-pangan, monitoring visual cepat | Kemasan pangan, farmasi, elektronik konsumen, sepatu, tas, semua aplikasi yang butuh keamanan food-safe | Kemasan pangan + farmasi yang butuh indikator visual, elektronik, otomotif, logam. Sweet spot antara White dan Blue |
| Panduan Cepat Memilih Varian yang Tepat: • Pilih WHITE food grade — saat tidak perlu indikator visual dan ingin kapasitas adsorpsi tertinggi (30-40% berat). Wajib food grade bersertifikat untuk aplikasi pangan dan farmasi — White industrial grade TIDAK otomatis food safe. Untuk aplikasi non-pangan (elektronik, gudang, mesin): White industrial grade tanpa sertifikasi sudah cukup dan lebih murah. • Pilih ORANGE — ini adalah sweet spot terbaik: food-safe seperti White DAN ada indikator visual seperti Blue. Pilih Orange untuk kemasan pangan, farmasi, elektronik, fashion, atau aplikasi apapun yang ingin bisa memonitor kapan silica gel jenuh tanpa risiko kobalt. Orange menggantikan Blue di hampir semua aplikasi. • Pilih BLUE — HANYA untuk sistem industri tertutup non-pangan: transformer breather, kompresor udara, instrument air. JANGAN gunakan untuk kemasan pangan, farmasi, atau produk konsumen apapun. Pertimbangkan beralih ke Orange untuk semua aplikasi baru. |
SILICA GEL BLUE — Detail & Kegunaan
Mengapa Blue? — Cobalt Chloride sebagai Indikator Visual
Silica Gel Blue mengandung Cobalt Chloride (CoCl2) sebagai moisture indicator yang memberikan warna biru pada silica gel kering. Ketika CoCl2 menyerap air, warna berubah dari biru (CoCl2 anhydrous) menjadi pink/merah muda (CoCl2·6H2O). Perubahan warna ini sangat kontras dan mudah dilihat dari jarak jauh — memudahkan inspeksi visual kapan silica gel perlu diganti atau diregenerasi.
| ⚠ Penting: Status SVHC Cobalt Chloride (CoCl2): • CoCl2 terdaftar sebagai SVHC (Substances of Very High Concern) di EU — sejak 2010, Cobalt Chloride masuk dalam REACH Candidate List sebagai zat yang sangat memprihatinkan karena: CMR (Carcinogenic, Mutagenic, Reprotoxic) — karsinogen Grup 1B (IARC), toksik reproduksi, dan sensitizer kulit. EU berencana membatasi penggunaannya lebih lanjut. • Tidak untuk kemasan produk pangan, farmasi, atau mainan anak — CoCl2 dapat melarut dan berpindah jika ada kontak. Jangan pernah gunakan Blue silica gel di dalam atau dekat produk yang dikonsumsi atau digunakan oleh anak-anak. • Tren global menggantikan Blue dengan Orange atau White — banyak produsen dan pengekspor sudah beralih dari Blue ke Orange (cobalt-free) atau White (non-indicating food grade) untuk memenuhi regulasi EU dan meningkatkan keamanan kerja. • Untuk industri: masih dapat digunakan dalam sistem tertutup — transformer breather, kompresor udara, peralatan industri berat yang tidak ada kontak dengan manusia atau produk pangan. Tetap perlu APD saat handling dalam jumlah besar. |
Aplikasi utama Silica Gel Blue:
- Transformer breather — monitoring visual kapasitas penyerapan dari jarak jauh sangat praktis
- Kompresor udara industri dan instrument air systems
- Sistem pengering udara (air dryer) untuk peralatan pneumatik dan kontrol industri
- Penyimpanan peralatan dan mesin industri berat
- Pengiriman barang non-pangan dengan container desiccant
SILICA GEL WHITE — Detail & Kegunaan
Mengapa White? — Non-Indicating, Kapasitas Tertinggi, Food Safe (dengan sertifikasi)
Silica Gel White (Non-Indicating) adalah silica gel tanpa zat indikator — hanya SiO2. Tidak berubah warna saat menyerap air, selalu putih/transparan. Keunggulan: (1) Kapasitas adsorpsi tertinggi (~30-40% berat). (2) Bisa disertifikasi food grade, halal, DMF-free. (3) Sepenuhnya inert dan non-toksik. Catatan penting: White silica gel ‘biasa’ (industrial grade) belum tentu food safe — silica gel industrial bisa mengandung residu asam, logam berat, atau anti-caking agent dari proses produksi. Untuk kemasan pangan dan farmasi, pastikan membeli White dengan sertifikat food grade (FDA 21 CFR, EFSA, atau BPOM) dari batch yang digunakan.
| Silica Gel White Food Grade — Sertifikasi yang Perlu Diperhatikan: • Food Grade Certificate — KRITIS: tidak semua White otomatis food safe — White silica gel industrial grade bisa mengandung residu asam sulfat, logam berat (Fe, As), atau anti-caking agent yang TIDAK aman untuk pangan. Hanya White dengan sertifikat food grade (FDA 21 CFR §182.2420 GRAS, atau EFSA EU) yang boleh digunakan dalam kemasan pangan. Pastikan vendor menyediakan certificate of conformance (CoC) dan food-contact statement untuk setiap batch. • DMF-Free (Dimethyl Fumarate Free) — DMF adalah antijamur yang dilarang di EU (Regulation 1138/2011) karena menyebabkan dermatitis kontak parah. Produk yang diekspor ke EU — terutama alas kaki, furnitur, tas kulit — wajib menggunakan silica gel DMF-free. • Halal Certificate — untuk produk pangan dan farmasi yang mensyaratkan kehalalan bahan pengemas, silica gel white halal tersedia. Konfirmasi kebutuhan ini saat pemesanan. |
Aplikasi utama Silica Gel White:
- Kemasan produk pangan — snack, keripik, makanan kering, bumbu, kopi, teh
- Kemasan farmasi — botol obat, blister, kemasan suplemen
- Kemasan elektronik konsumen — ponsel, laptop, aksesori elektronik
- Kemasan fashion & aksesori — sepatu, tas, dompet, perhiasan
- Penyimpanan museum dan arsip — dokumen bersejarah, foto, artefak
- Militer dan senjata (MIL-D-3464 grade) — standar US military mensyaratkan white non-indicating
- HVAC dan refrigerasi — filter dryer sistem AC dan pendingin
SILICA GEL ORANGE — Detail & Kegunaan
Mengapa Orange? — Food-Safe, Indikator Visual, Cobalt-Free: Terbaik dari Dua Dunia
Silica Gel Orange menggunakan Methyl Violet (indikator organik, berubah dari oranye ke hijau saat jenuh) sebagai moisture indicator — bebas Cobalt Chloride, non-toksik, dan AMAN untuk kontak produk pangan dan farmasi. Orange adalah pilihan terbaik karena menggabungkan dua keunggulan sekaligus: indikator visual untuk monitoring kapan jenuh (seperti Blue) DAN keamanan food-safe (seperti White). Dikembangkan khusus sebagai pengganti Blue di semua aplikasi.
Aplikasi utama Silica Gel Orange:
- Kemasan produk pangan — snack, makanan kering, suplemen, kopi, teh — dengan indikator visual kapan jenuh
- Kemasan farmasi dan suplemen — botol obat, blister pack — food-safe + monitoring visual
- Kemasan elektronik dan komponen — alternatif Blue yang lebih aman dan food-safe
- Kemasan fashion dan aksesori — sepatu, tas, perhiasan — aman + ada indikator visual
- Industri otomotif — komponen, sensor, modul elektronik kendaraan
- Logam dan metalurgi — perlindungan komponen logam dengan monitoring visual
- Peralatan optik dan presisi — kamera, lensa, instrumen ukur
- Transformer dan panel listrik — pengganti Blue yang aman
- Ekspor ke EU — bebas kobalt, REACH compliant, non-SVHC, food-safe
| Hubungi Kami untuk Penawaran Silica Gel (Blue/White/Orange) & Konsultasi Gratis WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Telp: +62 21 4584-5230 | makrochm@dnet.net.id |
Area Layanan di Indonesia
Kami melayani distribusi Silica Gel ke berbagai wilayah industri di Indonesia:
Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Makassar, Balikpapan, Batam, Palembang, Aceh, Denpasar, dan daerah lainnya sesuai kebutuhan pelanggan.
Cara Regenerasi Silica Gel — Gunakan Ulang & Hemat
Silica gel dapat diregenerasi dan digunakan ulang berkali-kali — ini adalah salah satu keunggulan utamanya dibanding desiccant lain seperti calcium chloride:
| Prosedur Regenerasi Silica Gel: • WHITE: oven 120–200°C selama 2–4 jam — white adalah yang paling fleksibel untuk regenerasi. Bisa diregenerasi hingga suhu 200°C untuk pengeringan lebih cepat dan lebih sempurna. Setelah diangkat dari oven, dinginkan dalam wadah tertutup (desikator) untuk mencegah penyerapan kembali sebelum digunakan. • BLUE: oven MAX 120°C selama 2–3 jam — JANGAN melebihi 120°C untuk Blue. Di atas 120°C, CoCl2 mengalami perubahan kimia yang merusak indikator — warna tidak kembali biru sempurna. Tanda Blue sudah terlalu panas: warna kembali tapi tidak secerah biru awal. • ORANGE: oven 120–150°C selama 2–3 jam — serupa dengan Blue tapi sedikit lebih tahan panas. Kembali oranye saat aktif kembali. • Semua varian: dinginkan dalam wadah tertutup — setelah regenerasi, segera masukkan silica gel ke dalam wadah kedap udara atau desikator untuk mendinginkan. Jika didinginkan di udara terbuka: silica gel akan langsung menyerap kembali kelembaban dari udara. • Berapa kali bisa diregenerasi? — white silica gel bisa diregenerasi 100+ kali jika diperlakukan dengan benar. Blue dan Orange biasanya 20-50 kali sebelum indikator mulai memudar. Tanda silica gel harus diganti: kapasitas adsorpsi berkurang signifikan atau granul mulai hancur/berdebu. |
Keselamatan & Penyimpanan Silica Gel
| ⚠ Peringatan Khusus Silica Gel BLUE (CoCl2): • Jangan telan atau hirup debu — CoCl2 adalah zat berbahaya jika tertelan atau terhirup. Terutama berbahaya untuk anak-anak dan hewan peliharaan. Simpan jauh dari jangkauan anak-anak. • APD saat handling volume besar — masker debu, sarung tangan, dan kacamata untuk mencegah paparan debu CoCl2. • Jangan digunakan di kemasan pangan atau mainan anak — MUTLAK. CoCl2 toksik jika tertelan. |
- Silica gel White dan Orange relatif aman — SiO2 adalah bahan yang hampir inert secara biologis
- Semua varian: hindari menghirup debu — debu silika halus berbahaya jika dihirup dalam jangka panjang (silicosis). Gunakan masker saat handling jumlah besar
- Penyimpanan semua varian: simpan dalam kemasan tertutup rapat di tempat kering. Silica gel yang terekspos udara lembab akan menyerap kelembaban dan kehilangan kapasitas sebelum digunakan
- Shelf life dalam kemasan tertutup: 2+ tahun. Silica gel yang sudah jenuh MASIH BISA digunakan setelah diregenerasi
- Tidak mudah terbakar, tidak reaktif berbahaya dalam kondisi normal
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q: Apakah silica gel aman untuk kemasan makanan? Varian mana yang boleh digunakan?
A: Ada dua varian yang aman untuk kemasan pangan: (1) WHITE food grade: SiO2 murni, non-indicating, food-safe apabila bersertifikat food grade. Ini yang paling umum — ada di sachet dalam botol vitamin, beef jerky, snack. FDA AS mengklasifikasikannya sebagai GRAS (21 CFR §182.2420). CATATAN PENTING: tidak semua White otomatis food safe — White industrial grade bisa mengandung residu asam atau logam berat. Wajib beli yang bersertifikat food grade. (2) ORANGE (methyl violet, cobalt-free): food-safe DAN ada indikator visual. Cocok jika ingin bisa memonitor kapan silica gel jenuh dalam kemasan. TIDAK BOLEH: Silica Gel BLUE — mengandung CoCl2 yang karsinogenik dan dilarang untuk kemasan pangan di EU sejak 1998 dan dibatasi di banyak negara lain. Untuk ekspor ke EU: pastikan juga DMF-free (bebas Dimethyl Fumarate yang dilarang EU Regulation 1138/2011).
Q: Bagaimana cara mengetahui apakah silica gel sudah jenuh dan perlu diganti?
A: Cara mendeteksi silica gel jenuh: Blue: warna berubah dari BIRU menjadi PINK. Ini adalah yang paling mudah dan paling visual. Segera regenerasi atau ganti saat warna mulai berubah merata menjadi pink. Orange: warna berubah dari ORANYE menjadi HIJAU atau tidak berwarna. Perubahan ini bisa lebih halus dari Blue di beberapa kondisi. White: tidak ada perubahan warna — ini kelemahannya. Cara deteksi: (1) Timbang — silica gel jenuh lebih berat dari saat kering (penambahan berat = air yang diserap). (2) Periksa jadwal — ganti secara berkala sesuai perhitungan kapasitas (rata-rata 3-12 bulan tergantung kondisi lingkungan). (3) Monitor RH — jika RH di dalam kemasan mulai naik melampaui target, silica gel sudah tidak efektif. Untuk kemasan produk: ganti silica gel saat membuka kemasan (satu kali pakai). Untuk reusable applications (transformer, gudang): pantau visual dan jadwal rutin.
Q: Apakah silica gel bisa menghilangkan bau selain menyerap kelembaban?
A: Silica gel terutama dirancang untuk menyerap kelembaban (moisture), bukan bau. Namun ada efek sekunder: Silica gel bisa menyerap sebagian molekul organik volatil (VOC) yang menyebabkan bau, karena pori-pori nano SiO2 juga bisa menangkap molekul organik selain H2O. Untuk penghilang bau yang lebih efektif: gunakan Activated Carbon (karbon aktif) yang lebih spesifik untuk adsorpsi VOC. Karbon aktif + silica gel digunakan bersama untuk perlindungan ganda: silica gel mengurangi kelembaban (yang mempercepat pertumbuhan bakteri penyebab bau), karbon aktif menyerap molekul bau secara langsung. PT Makro Chemindo juga menyediakan Activated Carbon untuk kebutuhan ini.
Q: Berapa kali silica gel bisa diregenerasi?
A: Jumlah regenerasi bergantung pada varian dan cara regenerasi: White: 100+ kali jika regenerasi dilakukan dengan benar (suhu optimal 150-180°C, didinginkan dalam desikator). Struktur SiO2 sangat stabil dan tidak rusak oleh pemanasan berulang dalam range suhu tersebut. Blue: 20-50 kali sebelum indikator CoCl2 mulai memudar dan tidak lagi memberikan perubahan warna yang jelas. Indikator adalah bagian yang rusak duluan, bukan silica gel-nya. Orange: 30-60 kali tergantung indikator yang digunakan. Tanda silica gel harus diganti (tidak bisa diregenerasi lagi): granul mulai hancur menjadi debu, kapasitas adsorpsi berkurang signifikan (bisa diukur dengan timbangan sebelum dan sesudah regenerasi), atau untuk Blue/Orange: indikator tidak lagi memberikan perubahan warna yang jelas.
Q: Apa itu ‘container desiccant’ dan berapa banyak yang diperlukan untuk kontainer 20 feet?
A: Container desiccant adalah silica gel dalam format khusus — biasanya dikemas dalam bag atau strip besar (100-1000 gram per unit) yang bisa digantung di dinding dalam kontainer pengiriman. Masalah yang diatasi: ‘Container Rain’ — saat kapal melewati lautan dengan perbedaan suhu siang-malam dan lokasi (tropik ke subtropik), udara lembab di dalam kontainer mengembun di langit-langit lalu ‘hujan’ ke barang (container sweating). Ini merusak barang terutama karton, tekstil, logam, dan elektronik. Kebutuhan untuk kontainer 20 feet (~33 m3 volume): 2-6 kg silica gel (dalam 4-12 bag @ 500g atau 2-6 bag @ 1kg). Faktor yang mempengaruhi: jenis barang (higroskopis atau tidak), rute pengiriman (berapa lama di laut, berapa besar perbedaan suhu), dan kadar moisture awal barang. Silica gel Blue atau Orange (bulk 25 kg) bisa digunakan untuk diisi ke dalam bag container desiccant custom.
Produk Terkait
Pelanggan yang memesan Silica Gel juga sering membutuhkan:
- Activated Carbon (Karbon Aktif) — desiccant dan adsorben untuk penghilang bau dan VOC, sering digunakan bersama silica gel
- Sodium Metasilicate Pentahydrate — bahan baku untuk aplikasi yang terkait dengan silikat
- Calcium Chloride — desiccant alternatif untuk kondisi kelembaban sangat tinggi (CaCl2 memiliki kapasitas lebih tinggi dari silica gel di RH sangat tinggi)
Lihat seluruh katalog produk di: makrochemindo.com/our-products
Hubungi Kami Sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik Sodium Nitrate di Indonesia. Kami siap menjadi mitra bisnis bahan kimia industri Anda.
📍 Lokasi Kantor & Gudang (Pusat): Jakarta & Tangerang
📦 Pengiriman: Seluruh Indonesia
📞 Telepon: 021-45845230 / 087859847625
📧 Email: makrochm@dnet.net.id