(KNO3)

Dapatkan Penawaran Harga Terbaik Hari Ini!
Hubungi kami via WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Email: makrochm@dnet.net.id
Potassium Nitrate (KNO3) 99% — Distributor & Supplier Fertigasi & Hidroponik Jakarta
KNO3 | 99% min | K2O 46% + N 13.8% NO3 | Bebas Klorida | Fertigasi • Hidroponik • WSF • Foliar Spray • Food Grade • Kaca & Keramik | 25 kg/Karung
Apa itu Potassium Nitrate (KNO3) / Kalium Nitrat?
Potassium Nitrate (KNO3) — dikenal juga sebagai Kalium Nitrat atau Saltpetre — adalah garam yang mengandung dua unsur hara utama tanaman sekaligus: Kalium (K) sebesar ~46% K2O dan Nitrogen (N) sebesar ~13.8% dalam bentuk Nitrat (NO3). Ini menjadikan KNO3 satu-satunya pupuk K yang sekaligus menyediakan N-Nitrat — bentuk N yang paling mudah diserap tanaman tanpa proses nitrifikasi di tanah. Ditambah sifatnya yang bebas klorida (Cl < 0.02%) dan larut sempurna dalam air, KNO3 adalah pupuk fertigasi premium terbaik untuk tanaman hortikultura, sistem hidroponik, dan program WSF (Water Soluble Fertilizer).
PT Makro Chemindo menyediakan Potassium Nitrate 99% dalam grade industrial dan agricultural, tersedia dalam bentuk kristal putih bersih (white crystals) kemasan 25 kg. COA tersedia untuk setiap lot pengiriman, memastikan konsistensi kemurnian, kadar K2O, N-NO3, dan rendahnya kontaminan Cl dan Na yang kritis untuk sistem fertigasi dan hidroponik presisi.
Spesifikasi Teknis Potassium Nitrate (KNO₃)
| Parameter | Nilai / Keterangan |
|---|---|
| Nama Kimia | Potassium Nitrate |
| Nama Lain | Kalium Nitrat, Saltpetre |
| Rumus Kimia | KNO₃ |
| Kemurnian | ≥ 99% |
| Bentuk | Kristal putih / bubuk |
| Kelarutan | Sangat larut dalam air |
| Kemasan | Karung 25 kg |
| Grade | Industrial & Agricultural |
| Asal | Import dari pabrik terpercaya dunia |
Strategi Pemilihan Sumber K Berdasarkan Situasi:
• KNO3 adalah PILIHAN UTAMA untuk: fertigasi hortikultura premium (tomat, melon, stroberi, anggur), semua sistem hidroponik, foliar spray K, WSF premium, dan tanaman sensitif Cl. Memberikan K+N sekaligus — efisiensi tinggi.
• Kombinasikan KNO3 dengan MKP di fase generatif untuk menambah P tanpa menambah N. Saat tanaman berbuah butuh K tinggi, P tinggi, dan N lebih rendah: kurangi Ca(NO3)2 dan MAP, naikkan KNO3 dan MKP.
• KCl (MOP) hanya untuk pupuk dasar pertanian massal non-sensitif Cl (sawit, padi, jagung, tebu) di mana biaya per kg K2O adalah prioritas. Tidak pernah untuk fertigasi intensif atau hidroponik.
• K2SO4 untuk tanaman sensitif Cl yang juga butuh S — tembakau premium, stroberi, dan anggur di lahan. Namun kelarutan rendah membatasi penggunaan dalam fertigasi.
Kegunaan Potassium Nitrate (KNO3)
1. Fertigasi Hortikultura — Pupuk K+N Terbaik
KNO3 adalah pupuk K premium untuk semua sistem fertigasi irigasi tetes dan sprinkler di pertanian hortikultura modern. Keunggulan KNO3 dalam fertigasi: memberikan K dan N-Nitrat secara bersamaan dalam satu larutan jernih, bebas klorida yang merusak tanaman sensitif, pH larutan netral (7-8) sehingga tidak perlu koreksi pH tambahan, dan sinergisme K+-NO3- meningkatkan efisiensi serapan kedua nutrisi. Digunakan untuk tomat, paprika, melon, semangka, stroberi, anggur, cabai, terong, dan semua tanaman hortikultura bernilai tinggi.
2. Nutrisi Hidroponik — Komponen Stok A/B
Dalam sistem nutrisi hidroponik, KNO3 berfungsi sebagai salah satu sumber K dan N utama. KNO3 100 gram per 10 liter Stok A (bersama Ca(NO3)2 dan Fe-EDTA) adalah formula standar Hoagland modifikasi yang digunakan di seluruh dunia. Keunggulan memasukkan KNO3 ke Stok A (bersama Ca): NO3- dari KNO3 kompatibel dengan Ca2+ dari Ca(NO3)2 — tidak ada presipitasi. Berbeda dari fosfat atau sulfat yang harus dipisah dari Ca.
3. Water Soluble Fertilizer (WSF) Premium
KNO3 adalah komponen wajib dalam hampir semua formulasi WSF (pupuk larut air) grade premium yang dijual dalam kemasan sachet atau kantong untuk pertanian intensif. Formula WSF populer yang mengandung KNO3: NPK 13-0-46 (sumber K dominan), NPK 15-0-45, NPK 19-19-19, NPK 12-4-40, dan berbagai formula custom untuk fase pertumbuhan spesifik. Kemurnian KNO3 99% dan insoluble yang sangat rendah menjamin produk WSF bening sempurna saat dilarutkan.
4. Foliar Spray — Koreksi K dan N Cepat
KNO3 0.5-1.5% larutan disemprotkan ke daun (foliar spray) untuk koreksi cepat defisiensi K atau memberikan N-Nitrat langsung melalui daun. Keunggulan KNO3 untuk foliar vs KCl atau K2SO4: larut sempurna sehingga tidak meninggalkan bercak kristal putih pada daun, tidak mengandung Cl yang bisa menyebabkan leaf burn, dan memberikan N-Nitrat sebagai bonus nutrisi tambahan. Respons koreksi defisiensi K terlihat dalam 5-10 hari.
5. Industri Kaca & Keramik
KNO3 digunakan dalam industri kaca sebagai salah satu komponen batch kaca dan sebagai oxidizing agent dalam proses fining (menghilangkan gelembung gas dari lelehan kaca). Sifat oksidator KNO3 yang melepaskan O2 saat dipanaskan membantu proses degassing dalam furnace kaca pada suhu 1200-1500°C. Dalam industri keramik, KNO3 digunakan sebagai komponen glasur dan sebagai agen pengeras (tempering agent) untuk kaca tempered premium.
6. Industri Pangan — Food Preservative (E 252)
KNO3 Food Grade (E 252, INS 252) digunakan sebagai bahan pengawet dan curing agent dalam produk daging olahan: bacon, ham, sosis fermentasi, salami, dan keju tertentu. KNO3 bereaksi dengan hemoglobin dan myoglobin membentuk nitrosomyoglobin yang memberikan warna merah khas daging curing. Batas maksimum penggunaan: 150 mg/kg produk daging sesuai Codex Alimentarius. Untuk food grade resmi: diperlukan lot khusus dengan sertifikasi FCC/Codex, konfirmasi dengan tim kami.
7. Produksi Energi & Piroteknik
KNO3 adalah komponen oksidator dalam bubuk mesiu hitam (black powder) sejak abad ke-9: formula klasik 75% KNO3 + 15% karbon (arang) + 10% sulfur. Digunakan dalam kembang api, petasan, flares, dan sinyal asap. Dalam industri pertambangan, KNO3 digunakan dalam campuran blasting powder tertentu. CATATAN PENTING: produksi, penyimpanan, dan penggunaan KNO3 untuk bahan peledak di Indonesia diatur ketat oleh Undang-Undang dan memerlukan izin khusus dari Polri dan instansi terkait.
Kegunaan lainnya:
- Industri daging — curing salt untuk bacon, ham, dan keju tertentu (E 252)
- Produksi kimia — bahan baku sintesis berbagai senyawa nitrat kalium
- Pengolahan logam — salt bath heat treatment (austempering, martempering) pada suhu 150-500°C
- Laboratorium — reagen analitik, buffer, dan referensi standar
- Industri elektronik — komponen dalam beberapa proses surface treatment presisi
| Tips Penting Penggunaan KNO3 dalam Fertigasi: • Larutkan dalam air bersih terlebih dahulu — untuk membuat stok KNO3, larutkan dalam air bersih (bukan air keras/sadah yang mengandung Ca tinggi). KNO3 larut dengan mudah di suhu ruang — tidak perlu dipanaskan. • KNO3 bisa bersama Ca(NO3)2 dalam Stok A — karena KNO3 tidak mengandung fosfat atau sulfat, K+ dan NO3- dari KNO3 tidak bereaksi dengan Ca2+ dari Ca(NO3)2 membentuk endapan. Ini memudahkan formulasi — KNO3 bisa dimasukkan ke Stok A bersama Ca(NO3)2. • Pantau rasio K:Ca:Mg dalam larutan kerja — K, Ca, dan Mg adalah tiga kation utama yang bersaing dalam serapan akar. Kelebihan K menghambat serapan Ca dan Mg (dan sebaliknya). Target rasio tipikal dalam larutan fertigasi: K 2-4 : Ca 1.5-2.5 : Mg 0.5-1.0 (mmol/L). • Jangan campur larutan KNO3 pekat dengan bahan organik di dekat api — KNO3 adalah oksidator. Larutan KNO3 encer untuk fertigasi tidak berbahaya, namun flake atau bubuk KNO3 kering yang terkontaminasi bahan organik dekat sumber panas berpotensi terbakar. |
Posisi KNO3 dalam Formula Nutrisi Hidroponik — Stok A & B
Berikut posisi KNO3 dalam formula nutrisi sayuran daun standar (Hoagland modifikasi) untuk sistem hidroponik, pengenceran 1:100, EC target ~2.0 mS/cm:
| STOK A — per 10 liter | Jumlah | Kontribusi ke Larutan Kerja | Catatan |
| Ca(NO3)2.4H2O — Calcium Nitrate | 940 g | Ca 200 mg/L + N-NO3 150 mg/L | WAJIB Stok A — TIDAK BOLEH bersama fosfat atau sulfat pekat |
| KNO3 — Potassium Nitrate | 101 g | K 39 mg/L + N-NO3 14 mg/L | PRODUK INI — bisa di Stok A bersama Ca(NO3)2 karena tidak ada fosfat/sulfat |
| Fe-EDTA 13% | 50 g | Fe 1.0 mg/L | Sumber Fe chelate — selalu di Stok A atau Stok Mikro terpisah |
| STOK B — per 10 liter | Jumlah | Kontribusi ke Larutan Kerja | Catatan |
| MAP — Mono Ammonium Phosphate | 115 g | P 31 mg/L + N-NH4 9 mg/L | Sumber P utama — WAJIB Stok B, tidak boleh campur Ca pekat |
| K2SO4 — Potassium Sulphate | 522 g | K 182 mg/L + S 57 mg/L | Sumber K tambahan + S — Stok B bersama MAP dan MgSO4 |
| MgSO4.7H2O — Kieserite | 246 g | Mg 24 mg/L + S 32 mg/L | Komponen wajib Stok B — sumber Mg + S |
| Mikro mix (Mn, Zn, B, Cu, Mo) | Sesuai formula | Semua unsur mikro | Stok B atau Stok Mikro terpisah |
| Mengapa KNO3 Bisa Masuk Stok A Bersama Ca(NO3)2: • Tidak ada ion yang saling mengendap — K+ (dari KNO3) + Ca2+ (dari Ca(NO3)2) + NO3- (dari keduanya) tidak menghasilkan endapan dalam larutan encer maupun pekat. Semua kombinasi ini larut sempurna. • Yang TIDAK BOLEH bersama Ca dalam stok pekat — fosfat (H2PO4- atau HPO42- dari MAP/MKP membentuk Ca3(PO4)2) dan sulfat (SO42- dari K2SO4/MgSO4 membentuk CaSO4). Itulah mengapa MAP, K2SO4, dan MgSO4 selalu di Stok B. • Fleksibilitas formulasi — dengan memasukkan sebagian K dari KNO3 ke Stok A dan sebagian lagi dari K2SO4 ke Stok B, formulator bisa mengontrol rasio K:Ca dengan lebih presisi, dan mengelola konsentrasi larutan stok agar tidak terlalu pekat. |
Panduan Identifikasi Defisiensi Kalium & Penanganan dengan KNO3
Defisiensi K adalah salah satu masalah nutrisi paling umum pada pertanian intensif, terutama pada sistem fertigasi dan hidroponik dengan kebutuhan K yang sangat tinggi selama fase generatif:
| Tanaman | Gejala Defisiensi Kalium (K) | Solusi dengan KNO3 |
| Tomat | Daun tua tepi kuning lalu nekrosis. Buah tidak penuh terutama di ujung. Blossom end rot lebih sering. Kulit buah tipis, mudah pecah. | KNO3 fertigasi 200-300 mg/L K. Tambahkan MKP di fase akhir. K sangat kritis untuk translokasi gula ke buah. |
| Melon/Semangka | Tepi daun tua menguning, menjalar ke tulang daun. Buah kecil, kadar gula (Brix) rendah, kulit pucat. | KNO3 150-300 mg/L K di fase pembesaran buah. Brix berhubungan langsung dengan pasokan K di fase ini. |
| Stroberi | Tepi daun coklat/nekrosis dari bawah ke atas. Buah kecil, warna pucat, rasa kurang manis. | KNO3 WAJIB (bukan KCl) 100-200 mg/L K. Jangan pernah gunakan KCl pada stroberi — Cl merusak kualitas buah. |
| Padi | Daun tua kuning dari tepi ke tengah. Batang lemah, mudah rebah. Gabah kurang berisi di ujung malai. | KNO3 foliar 0.5-1% atau KCl soil application (padi tidak sensitif Cl). KNO3 lebih efektif untuk respons cepat via foliar. |
| Cabai | Daun tua kuning interveinal. Buah kecil, warna tidak merata, tangkai buah lemah. | KNO3 100-200 mg/L K via fertigasi. K meningkatkan ketahanan buah terhadap serangan patogen pascapanen. |
| Kelapa Sawit | Orange spotting, produksi TBS menurun, berat tandan turun. | KNO3 via fertigasi 2-4 g/L atau KCl/MOP soil application. K adalah unsur hara terbesar kedua untuk sawit. |
| Cara Membedakan Defisiensi K vs Mg vs N — Yang Paling Sering Dikacaukan: • Defisiensi K — DAUN TUA tepi dan ujung menguning lalu nekrosis (marginal scorch). Dimulai dari tepi daun, bukan dari tulang daun. K adalah unsur mobile — tanaman menarik K dari daun tua ke yang muda. • Defisiensi Mg — DAUN TUA interveinal chlorosis (tulang daun tetap hijau, jaringan antar tulang menguning). Berbeda dari K yang menguning dari tepi daun. • Defisiensi N — DAUN TUA menguning MERATA dari ujung ke pangkal, warna seragam. N sangat mobile, seluruh daun menguning rata tanpa pola interveinal. • Konfirmasi dengan analisis jaringan — K normal dalam jaringan daun: 2-5% berat kering (tergantung spesies). Di bawah 1.5% biasanya defisiensi. Kirim sampel ke lab untuk konfirmasi sebelum mengubah program fertigasi. |
Keunggulan Potassium Nitrate dari Kami
- Kualitas premium dengan kemurnian tinggi (≥ 99%).
- Stok selalu tersedia
- Pengiriman cepat ke seluruh Indonesia.
- Harga grosir & retail kompetitif.
- COA & MSDS tersedia untuk memastikan kualitas dan keamanan.
| Hubungi Kami untuk Penawaran KNO3 99% & Konsultasi Formula Fertigasi Gratis WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Telp: +62 21 4584-5230 | makrochm@dnet.net.id |
Area Layanan & Pengiriman Potassium Nitrate di Indonesia
Kami melayani pengiriman Potassium Nitrate / Kalium Nitrat ke berbagai daerah industri dan pertanian, antara lain:
- Jabodetabek: Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor, Depok.
- Jawa Barat: Bandung, Cirebon, Tasikmalaya, Garut.
- Jawa Tengah & DIY: Semarang, Kudus, Solo, Yogyakarta.
- Jawa Timur: Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Malang.
- Sumatera: Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Palembang, Lampung.
- Kalimantan: Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak.
- Sulawesi: Makassar, Manado, Kendari, Palu.
- Indonesia Timur: Papua, Ambon, Kupang, NTT.
Penyimpanan & Penanganan Potassium Nitrate
- Simpan di tempat kering, sejuk, dan berventilasi baik.
- Hindari kontak dengan bahan yang mudah terbakar.
- Gunakan APD (alat pelindung diri) seperti sarung tangan dan kacamata saat penanganan.
Mengapa Memilih Kami Sebagai Supplier Potassium Nitrate?
- Pengalaman bertahun-tahun sebagai distributor bahan kimia industri.
- Jaringan distribusi luas di seluruh Indonesia.
- Dukungan teknis dan konsultasi penggunaan.
- Komitmen terhadap kualitas dan kepuasan pelanggan.
FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Potassium Nitrate
Q: Mengapa KNO3 lebih baik dari KCl (MOP) untuk fertigasi tanaman hortikultura?
A: Ada tiga keunggulan utama KNO3 vs KCl untuk fertigasi hortikultura: (1) Bebas klorida: KNO3 mengandung Cl < 0.02%, sedangkan KCl mengandung Cl ~47%. Klorida tinggi pada tanaman sensitif (stroberi, anggur, tembakau, paprika) menyebabkan leaf burn, penurunan kualitas buah, dan akumulasi Cl dalam jaringan yang mengganggu metabolisme. (2) N-Nitrat bonus: setiap kg KNO3 yang diaplikasikan memberikan ~138g N-NO3 sebagai nutrisi tambahan — tidak ada dari KCl. (3) pH netral: KNO3 tidak mengubah pH larutan nutrisi secara signifikan (pH ~7-8), berbeda dari KCl yang juga netral tapi membawa Cl. Untuk sistem fertigasi tetes atau hidroponik: KNO3 selalu menjadi pilihan K yang lebih baik dari KCl, meskipun harganya lebih mahal per kg K2O.
Q: Apakah KNO3 bisa dimasukkan ke Stok A bersama Ca(NO3)2 dalam sistem fertigasi?
A: Ya, dan ini adalah praktik umum dalam hidroponik dan fertigasi. KNO3 bisa dicampur dengan Ca(NO3)2 dalam Stok A karena: K+ dan Ca2+ adalah kation yang tidak saling mengendap — tidak ada reaksi antara keduanya. NO3- dari KNO3 dan Ca(NO3)2 tidak bermasalah bersama dalam larutan pekat. Yang TIDAK BOLEH bersama Ca2+ dalam stok pekat: fosfat (MAP, MKP, H3PO4 — membentuk Ca3(PO4)2 yang mengendap) dan sulfat (K2SO4, MgSO4 — membentuk CaSO4 yang mengendap). Dengan memasukkan KNO3 ke Stok A, formulator bisa mengontrol rasio K:Ca secara presisi dan menjaga konsentrasi Stok B tetap tidak terlalu pekat.
Q: Bagaimana cara menghitung kebutuhan KNO3 untuk fertigasi tomat 1 hektar?
A: Contoh kalkulasi kebutuhan KNO3 untuk fertigasi tomat 1 hektar: Target dosis K: 150 mg/L dalam larutan kerja. Volume air fertigasi per hari: misal 3 liter per tanaman x 20.000 tanaman/ha = 60.000 liter/ha/hari. Kebutuhan K per hari: 60.000 L x 150 mg/L = 9.000.000 mg = 9 kg K per hari per ha. Dari KNO3: K2O content 46%, K = K2O x 0.830 = 38.7% K. KNO3 yang dibutuhkan: 9 kg K / 0.387 = 23.3 kg KNO3/ha/hari. Namun perlu dicatat bahwa tidak semua K berasal dari KNO3 — sebagian bisa dari K2SO4 atau MKP. Dalam formula standar, KNO3 menyumbang sekitar 30-50% dari total K fertigasi, sisanya dari sumber K lain. Hubungi tim kami untuk kalkulasi yang lebih presisi berdasarkan formula nutrisi spesifik Anda.
Q: Apakah KNO3 aman digunakan pada fase generatif semua tanaman buah?
A: Ya, dan justru fase generatif (pembungaan – pembuahan – pematangan) adalah fase paling kritis yang membutuhkan KNO3. Namun ada beberapa nuansa penting: (1) Pada puncak fase generatif: kurangi N dari KNO3 dan tambahkan MKP sebagai sumber K+P — N yang terlalu tinggi di fase generatif mendorong pertumbuhan vegetatif berlebihan dan mengorbankan kualitas buah. (2) Rasio K:N yang ideal: fase vegetatif ~1:1 (K:N by mmol), fase generatif ~2:1 hingga 3:1. Untuk mencapai ini, tingkatkan KNO3 sambil kurangi Ca(NO3)2 dan MAP. (3) Untuk tanaman anggur di fase pematangan: beberapa praktisi menyarankan mengurangi semua sumber N (termasuk KNO3) 2-3 minggu sebelum panen dan beralih ke K2SO4 atau MKP murni — untuk mendorong penghentian pertumbuhan dan akumulasi gula maksimal.
Q: Apa arti ‘Saltpetre’ atau ‘Saltpeter’ yang sering disebut untuk KNO3?
A: Saltpetre (British English) atau Saltpeter (American English) adalah nama historis untuk Potassium Nitrate (KNO3) yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu. Nama ini berasal dari bahasa Latin ‘sal petrae’ yang berarti ‘garam batu’ karena KNO3 ditemukan secara alami sebagai mineral (niter/nitre) yang terbentuk dari uap amonia yang dioksidasi di tanah berkapur. Secara historis, saltpetre diekstrak dari tanah gua, tumpukan kompos ternak yang mengalami nitrifikasi alami, dan deposit mineral. Selain KNO3, istilah ‘saltpetre’ kadang digunakan untuk NaNO3 (Chilean saltpetre atau sodium nitrate) dan Ca(NO3)2. Dalam konteks perdagangan kimia modern, Saltpetre = Potassium Nitrate = KNO3. Ini juga nama dagang E 252 (INS 252) sebagai food additive untuk curing daging.
Q: Apakah ada batasan pembelian KNO3 di Indonesia karena berkaitan dengan bahan peledak?
A: Ya. KNO3 adalah prekursor bahan peledak yang diatur dalam beberapa regulasi di Indonesia: Perpres No. 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Bahan Peledak Komersil, dan Peraturan Kapolri tentang pengawasan bahan kimia prekursor. Pembeli KNO3 untuk industri pertanian, kimia, pangan, atau kaca tidak memerlukan izin khusus selama penggunaan sesuai peruntukannya — namun pembelian dalam jumlah besar (>25 kg) oleh individu atau entitas yang tidak jelas peruntukannya mungkin memerlukan klarifikasi. PT Makro Chemindo hanya menjual kepada perusahaan atau entitas bisnis yang terdaftar dengan peruntukan yang jelas (pertanian, industri kimia, pangan, kaca). Dokumen yang diperlukan: NPWP perusahaan, SIUP/NIB, dan surat keterangan penggunaan untuk pembelian volume besar. Hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut tentang prosedur pembelian.
Produk Terkait
Pelanggan yang memesan Potassium Nitrate juga sering membutuhkan:
- Ca(NO3)2 (Calcium Nitrate) — Stok A hidroponik, sumber Ca+N untuk sistem fertigasi
- MAP (Mono Ammonium Phosphate) — sumber P+N untuk Stok B hidroponik dan fertigasi vegetatif
- MKP (Mono Potassium Phosphate) — sumber K+P untuk fertigasi fase generatif premium
- MgSO4.7H2O (Kieserite) — Stok B hidroponik, sumber Mg+S wajib dalam semua formula nutrisi
Lihat seluruh katalog produk di: makrochemindo.com/our-products
Hubungi Kami Sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik Kalium Nitrat (KNO3) di Indonesia. Kami siap menjadi mitra bisnis bahan kimia industri Anda.
📍 Lokasi Kantor & Gudang (Pusat): Jakarta & Tangerang
📦 Pengiriman: Seluruh Indonesia
📞 Telepon: 021-45845230 / 087859847625
📧 Email: makrochm@dnet.net.id