Poly Aluminium Chloride
(Al2Cl(OH)5)

Dapatkan Penawaran Harga Terbaik Hari Ini!
Hubungi kami via WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Email: makrochm@dnet.net.id
Jual PAC (Poly Aluminium Chloride) — Drinking Grade, Jerman MP30 & Jepang
[Al2(OH)nCl6-n]m | CAS: 1327-41-9 | Tersedia 3 Varian: PAC China Drinking • PAC Jerman MP30 • PAC Jepang Milky White | Koagulan Air Minum & IPAL
Apa itu PAC (Poly Aluminium Chloride)?
Poly Aluminium Chloride (PAC) adalah koagulan anorganik polimer generasi terbaru yang digunakan sebagai penjernih air paling efektif dan efisien. Berbeda dari koagulan konvensional seperti tawas (aluminium sulfat) yang hanya bekerja melalui mekanisme sweep floc, PAC bekerja melalui dua mekanisme sekaligus: charge neutralization (netralisasi muatan koloid) berkat muatan positif tinggi dari polimer Al, dan sweep floc — menghasilkan flok yang lebih padat, lebih berat, dan lebih cepat mengendap dengan dosis yang jauh lebih rendah.
Kami adalah distributor PAC terpercaya di Indonesia yang menyediakan:
- PAC White MP 30 Jerman
- PAC Jepang Milky White
- PAC Drinking Grade Dancow
Produk kami memiliki kualitas tinggi, harga kompetitif, dan siap dikirim ke seluruh wilayah Indonesia.
Panduan Memilih Varian PAC yang Tepat:
• PAC Drinking Grade China (PAC Dancow) — untuk PDAM, IPA (Instalasi Pengolahan Air) publik, kolam renang, IPAL industri, dan semua WTP yang mengutamakan efisiensi biaya. Al2O3 ≥28%, harga paling kompetitif, stok paling reguler.
• PAC White MP30 Jerman — untuk industri makanan & minuman, farmasi, water treatment presisi, atau tender yang mensyaratkan PAC dari produsen Eropa dengan standar NSF/EN. Al2O3 ≥30%, water insoluble ≤0.2%, kemurnian tertinggi.
• PAC Milky White Jepang — untuk aplikasi yang memerlukan larutan sangat bening (milky white appearance), cepat larut, dan aman untuk proses sensitif seperti farmasi, water park premium, dan industri yang mensyaratkan standar JIS.
Cara Kerja PAC: Mekanisme Koagulasi-Flokulasi
Memahami mekanisme kerja PAC membantu mengoptimalkan penggunaannya di lapangan — termasuk mengapa PAC jauh lebih efektif dari tawas:
| Mekanisme Kerja PAC dalam Pengolahan Air: • Step 1 — Destabilisasi koloid — air keruh mengandung partikel koloid bermuatan negatif (tanah liat, humus, bakteri) yang saling tolak-menolak sehingga tidak bisa mengendap. Ion polimer Al dari PAC bermuatan positif tinggi ([Al13O4(OH)24]7+ dan spesies lainnya) menetralisasi muatan negatif koloid, menghentikan tolak-menolak antar partikel. • Step 2 — Koagulasi (rapid mix) — partikel yang sudah dinetralkan muatannya mulai saling bertumbukan dan menempel. Flash mixer pada kecepatan tinggi (100-200 rpm) mendistribusikan PAC merata dan memaksimalkan tumbukan antar partikel selama 1-2 menit. • Step 3 — Flokulasi (slow mix) — partikel mikro yang menempel berkembang menjadi flok (gumpalan) yang lebih besar. Pengadukan lambat (30-50 rpm) selama 15-20 menit membantu pertumbuhan flok tanpa memecahnya. • Step 4 — Sedimentasi — flok yang cukup besar dan berat akan mengendap secara gravitasi di bak sedimentasi atau clarifier. Flok PAC lebih padat dan berat dari flok tawas sehingga mengendap lebih cepat. • Mengapa PAC lebih baik dari tawas — PAC adalah polimer (molekul besar dengan banyak muatan positif) sehingga satu molekul PAC bisa menetralisasi banyak partikel koloid sekaligus. Tawas adalah monomer (Al3+ tunggal) yang hanya bisa menetralisasi satu titik per ion — jauh kurang efisien. |
Mengapa Beralih dari Tawas ke PAC Lebih Menguntungkan
- Efektivitas koagulasi tinggi – bekerja optimal pada berbagai jenis air. Hasil air lebih jernih dengan kekeruhan rendah
- Dosis lebih rendah 3-5x – hemat biaya operasional. Meski harga per kg PAC lebih tinggi, dosis yang dibutuhkan jauh lebih sedikit. Untuk turbiditas yang sama, PAC biasanya butuh 10-20 mg/L vs tawas 30-60 mg/L. Biaya bahan kimia per m3 air seringkali lebih rendah dengan PAC.
- Volume sludge (lumpur) 30-50% lebih sedikit — sludge handling (dewatering, disposal) adalah biaya signifikan di WTP besar. PAC menghasilkan sludge lebih sedikit dan lebih padat — mudah di-dewater dan biaya disposal lebih rendah.
- Cocok untuk pH luas (4–9). Tidak butuh pH adjustment tambahan — tawas sering membutuhkan tambahan kapur atau soda ash untuk koreksi pH karena konsumsi alkalinitas tinggi. PAC lebih netral terhadap alkalinitas, menghemat biaya chemical pH adjustment.
- Efektif di musim dingin / air dingin — tawas bekerja buruk di suhu rendah (air waduk musim kemarau atau daerah dataran tinggi). PAC tetap efektif di suhu rendah — penting untuk konsistensi kualitas air olahan sepanjang tahun.
Jenis Produk PAC yang Tersedia
1. PAC White MP 30 – Ex Jerman
- Kadar Al₂O₃: ≥ 30%
- Bentuk: Bubuk putih halus
- Kegunaan: Penjernihan air industri, pengolahan air minum skala besar, industri makanan & minuman.
- Keunggulan:
- Mutu premium dengan kejernihan maksimal.
- Stabil dalam penyimpanan.
- Efisiensi tinggi meskipun dosis rendah.
2. PAC Jepang – Milky White
- Bentuk: Bubuk putih susu (milky white)
- Kegunaan: Industri farmasi, pengolahan air bersih, kolam renang, waterpark.
- Keunggulan:
- Cepat larut dalam air.
- Aman untuk proses sensitif.
- Hasil kejernihan sangat baik.
3. PAC Drinking Grade – Dancow
- Grade: Drinking
- Bentuk: Bubuk kuning muda
- Kegunaan: PDAM, rumah tangga, penjernihan air sumur, kolam renang umum & pribadi.
- Keunggulan:
- Aman untuk air minum sesuai standar.
- Harga ekonomis.
- Efektif untuk air dengan kekeruhan tinggi.
Tabel Spesifikasi Teknis PAC
| Jenis PAC | Warna / Bentuk | Kadar Al₂O₃ | Kelembaban Maks. | Grade |
|---|---|---|---|---|
| PAC White MP 30 Jerman | Bubuk putih halus | ≥ 30% | ≤ 0,5% | Industrial & Drinking |
| PAC Jepang Milky White | Bubuk putih susu | ≥ 29% | ≤ 0,5% | Industrial & Drinking |
| PAC Drinking Grade Dancow | Bubuk kuning muda | ≥ 28% | ≤ 0,5% | Drinking |
Kegunaan PAC Drinking Grade
1. Water Treatment Plant (WTP) / IPA — Utama
Aplikasi utama PAC drinking grade adalah sebagai koagulan primer dalam sistem Instalasi Pengolahan Air (IPA) / Water Treatment Plant (WTP) untuk air minum. Digunakan oleh PDAM, perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK), industri yang membutuhkan air proses berkualitas tinggi, dan sistem penyediaan air bersih (SPAM) perdesaan. PAC merupakan koagulan yang disetujui oleh WHO, USEPA, dan SNI untuk penggunaan dalam pengolahan air minum.
2. Pengolahan Air Kolam Renang & Water Park
PAC digunakan untuk menjernihkan air kolam renang dengan mengikat partikel koloid, algae, dan kotoran organik yang membuat air keruh. Bekerja sinergis dengan klorin (desinfektan) — PAC menghilangkan kekeruhan, klorin membunuh patogen. Untuk kolam renang umum: PAC Drinking China cukup. Untuk water park premium dan spa hotel: PAC Jerman atau Jepang memberikan kejernihan air yang lebih baik dan lebih estetis.
3. Pengolahan Air Limbah Industri (IPAL)
PAC efektif untuk pretreatment air limbah industri sebelum proses biologis atau sebelum dibuang ke lingkungan: industri tekstil (color removal, COD reduction), industri kertas (SS removal), industri makanan & minuman, industri pertambangan (heavy metal removal), dan industri pengolahan minyak sawit (POME pretreatment). Untuk IPAL industri, bisa menggunakan PAC Drinking China dengan harga lebih ekonomis.
4. Industri Kertas & Pulp
PAC digunakan sebagai retention aid dan rosin sizing agent dalam proses pembuatan kertas. Meningkatkan retensi serat halus (fines) dan fillers di lembaran kertas, meningkatkan kekuatan basah dan kering, serta mengurangi kebutuhan air proses dan limbah serat. pH optimal di paper machine: 4.5-6.5.
5. Industri Makanan, Minuman & Farmasi
Untuk aplikasi pangan dan farmasi, digunakan PAC Jerman MP30 atau PAC Jepang dengan kemurnian lebih tinggi dan logam berat lebih rendah. Digunakan sebagai koagulan dalam pengolahan air proses pabrik makanan & minuman, industri AMDK, dan industri farmasi yang mensyaratkan air ultra-pure.
Cara Aplikasi PAC
- Larutkan PAC dengan air bersih (10–20%).
- Tambahkan larutan PAC ke air yang akan diolah sambil diaduk.
- Diamkan hingga terbentuk flok dan mengendap.
- Pisahkan air jernih dari endapan.
Tips Penting Penggunaan PAC:
• JAR TEST adalah kewajiban — jangan gunakan dosis tetap tanpa jar test. Kualitas air baku berubah setiap hari (hujan, musim, polutan). Dosis yang tepat kemarin belum tentu tepat hari ini. Selalu lakukan jar test fresh untuk dosis optimal.
• Buat larutan stok 1-2% — jangan dosing PAC bubuk langsung. Larutkan PAC dalam air bersih (1 kg PAC dalam 50-100 liter air) terlebih dahulu, aduk hingga larut sempurna, kemudian dosing larutan stok ini ke aliran air menggunakan dosing pump.
• Rapid mix wajib — PAC HARUS dicampur dengan air baku secara turbulen (rapid mix / flash mix) agar tersebar merata dan bereaksi dengan semua koloid. Tanpa rapid mix yang cukup, koagulasi tidak sempurna.
• Jaga pH air baku — PAC bekerja optimal pada pH 6.5-8.0. Jika pH air baku sangat asam (<6) atau sangat basa (>9), lakukan koreksi pH lebih dulu atau gunakan dosing yang lebih tinggi.
• Simpan di tempat kering — PAC powder higroskopis — menyerap kelembaban dan menggumpal. Simpan dalam kemasan tertutup rapat di gudang kering. Gumpalan PAC masih bisa digunakan setelah dihancurkan.
Panduan Jar Test — Cara Menentukan Dosis PAC yang Optimal
Jar test adalah prosedur standar untuk menentukan dosis koagulan (PAC) yang optimal untuk kondisi air baku spesifik. Wajib dilakukan sebelum operasi WTP dan setiap kali kualitas air baku berubah signifikan:
| No. | Langkah Jar Test untuk Menentukan Dosis Optimal PAC |
| 1 | Siapkan 6 gelas beaker 1 liter, isi masing-masing dengan sampel air baku |
| 2 | Buat larutan stok PAC 1% (10 g PAC dalam 1 liter air bersih) |
| 3 | Tambahkan larutan stok PAC dengan variasi dosis: 5 / 10 / 15 / 20 / 25 / 30 mg/L ke masing-masing gelas |
| 4 | Aduk cepat (flash mix) 150-200 rpm selama 1-2 menit |
| 5 | Turunkan kecepatan ke 30-50 rpm (slow mix) selama 15-20 menit |
| 6 | Diamkan tanpa adukan selama 30 menit (settling) |
| 7 | Ambil sampel air di bagian atas (supernatant) dari setiap gelas |
| 8 | Ukur turbiditas (NTU) dan pH masing-masing sampel |
| 9 | Pilih dosis yang menghasilkan NTU terendah — itulah dosis optimal untuk kondisi air baku hari itu |
| 10 | Catat: dosis optimal, pH optimal, dan waktu pembentukan flok sebagai acuan operasi harian |
| Interpretasi Hasil Jar Test: • Dosis optimal — pilih dosis terendah yang menghasilkan NTU akhir memenuhi standar (SNI air minum: NTU ≤ 25, ideal ≤ 5). Jangan selalu pilih dosis tertinggi — over-dosing PAC bisa menyebabkan restabilisasi koloid (air kembali keruh) dan meningkatkan residu Al dalam air olahan. • Zona restabilisasi — jika pada dosis sangat tinggi NTU mulai naik lagi (bukan turun), Anda telah memasuki zona restabilisasi. Gunakan dosis tepat di bawah zona ini. • Pengaruh pH — jika flok tidak terbentuk baik di semua dosis, periksa pH air baku. Adjust pH ke 6.5-8.0 dan ulangi jar test. |
| Hubungi Kami untuk Penawaran PAC & Konsultasi WTP Gratis WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Telp: +62 21 4584-5230 | makrochm@dnet.net.id |
FAQ Seputar PAC
Q: Apa itu ‘PAC Dancow’ dan apakah sama dengan PAC Drinking Grade biasa?
A: PAC Dancow adalah nama dagang informal yang sangat populer di kalangan operator WTP dan PDAM Indonesia untuk PAC Drinking Grade ex China. Nama ‘dancow’ konon berasal dari kesamaan tampilan bubuk kuning muda PAC dengan susu bubuk merek tertentu. Tidak ada merek resmi bernama ‘Dancow’ untuk produk PAC — ini hanyalah sebutan pasar yang sudah sangat umum di Indonesia. PAC yang disebut ‘Dancow’, ‘PAC Drinking China’, ‘PAC Brataco’, atau ‘PAC Drinking Grade’ semuanya merujuk pada produk yang sama: Poly Aluminium Chloride Drinking Grade ex China dengan spesifikasi GB15892-2009, Al2O3 ≥28%, berbentuk bubuk kuning muda. PT Makro Chemindo menyediakan produk ini.
Q: Apa perbedaan PAC Jerman MP30 dengan PAC Drinking China dari segi kualitas dan aplikasi?
A: Perbedaan utama ada pada kadar Al2O3, kemurnian, dan standar logam berat: PAC Drinking China: Al2O3 ≥28%, bubuk kuning muda, standar GB15892-2009 (China Drinking Grade). Cocok untuk PDAM, WTP publik, kolam renang, IPAL industri. Harga paling kompetitif. PAC Jerman MP30 (White): Al2O3 ≥30% (lebih tinggi), bubuk putih halus, water insoluble ≤0.2% (lebih rendah), standar EN883/NSF60 (Eropa). Logam berat (As, Pb, Hg) lebih rendah dari standar China. Cocok untuk industri makanan & minuman, farmasi, tender yang mensyaratkan PAC Eropa, atau WTP yang mengutamakan kemurnian tertinggi. Secara praktis: keduanya sama-sama efektif sebagai koagulan. Perbedaan paling terasa pada aplikasi pangan dan farmasi, atau ketika buyer internasional/auditor mensyaratkan PAC dari produsen Eropa.
Q: Berapa dosis PAC yang tepat untuk PDAM dengan kapasitas 100 L/detik?
A: Tidak ada dosis ‘tepat’ tanpa jar test, karena bergantung pada kualitas air baku yang berubah setiap hari. Namun sebagai perkiraan awal untuk PDAM kapasitas 100 L/det (8.640 m3/hari): Dosis umum: 10-30 mg/L PAC (tergantung turbiditas air baku). Untuk NTU 50-100: estimasi dosis ~10-15 mg/L. Kebutuhan PAC per hari: 8.640 m3 × 15 mg/L = 129.600 mg/L × m3 = 129.6 g/m3 = 129.6 kg PAC/hari ≈ 5-6 bag 25kg per hari. Per bulan: ~150-180 bag (3.750-4.500 kg). WAJIB lakukan jar test untuk menentukan dosis optimal untuk air baku spesifik Anda, dan ulangi setiap kali kualitas air baku berubah (musim hujan vs kemarau).
Q: Apakah PAC aman untuk air minum? Bagaimana dengan residu aluminium dalam air?
A: Ya, PAC Drinking Grade aman untuk pengolahan air minum ketika digunakan dengan dosis yang tepat. Regulasi yang berlaku: Permenkes 492/2010 menetapkan batas residu Al dalam air minum ≤ 0.2 mg/L (200 µg/L). WHO Guidelines: ≤ 0.2 mg/L. Dengan dosis PAC yang tepat (ditentukan melalui jar test), residu Al dalam air olahan jauh di bawah batas ini. Kunci: jangan over-dose PAC. Dosis berlebih tidak meningkatkan kejernihan (bahkan bisa restabilisasi) dan meningkatkan residu Al. Gunakan dosis minimal yang cukup untuk mencapai turbiditas target — itulah yang didapat dari jar test.
Q: Bagaimana cara membuat larutan stok PAC untuk sistem dosing pump?
A: Cara membuat larutan stok PAC 1%: (1) Siapkan tangki larutan (HDPE atau FRP) dengan kapasitas sesuai kebutuhan harian. (2) Isi tangki dengan air bersih. (3) Tambahkan PAC powder perlahan sambil diaduk — untuk larutan 1%: 10 kg PAC dalam 1000 liter air. (4) Aduk dengan mixer atau agitator selama 10-15 menit hingga larut sempurna. (5) Biarkan 10 menit untuk mengendapkan partikel tidak larut, gunakan bagian jernih di atas. Konsentrasi larutan stok yang umum: 1-2% (10-20 kg PAC per m3 air). Larutan stok PAC stabil selama 7-14 hari jika disimpan tertutup. Tangki larutan PAC: HDPE atau FRP. Pompa dosing: chemical dosing pump jenis diaphragm atau peristaltic.
Q: Apakah PAC bisa digunakan bersamaan dengan polimer flocculant?
A: Ya, dan kombinasi PAC + polymer flocculant adalah praktik standar di WTP modern untuk mendapatkan settling yang lebih cepat dan flok yang lebih besar. Urutan dosing yang benar: (1) Dosing PAC di titik rapid mix — koagulasi (destabilisasi koloid). (2) Dosing polymer flocculant (anionic atau nonionic polyacrylamide) di titik setelah slow mix — flokulasi (pembentukan flok besar). Jangan campur PAC dan polymer dalam tangki yang sama — polymer anionik bisa bereaksi dengan Al kationik membentuk endapan. Dosis polymer: 0.1-1 mg/L (jauh lebih kecil dari PAC). Polymer sangat efektif untuk: air dengan turbiditas sangat tinggi (>500 NTU), air dengan koloid sulit dikoagulasi, atau WTP yang butuh settling rate sangat cepat.
Q: Berapa shelf life PAC dan bagaimana penyimpanan yang benar?
A: Shelf life PAC powder dalam kemasan tertutup rapat: 12-24 bulan pada kondisi penyimpanan baik. Cara penyimpanan yang benar: simpan di gudang kering (RH <70%), tutup kemasan rapat setelah setiap pengambilan, letakkan di atas palet jauh dari lantai, hindari paparan sinar matahari langsung yang meningkatkan suhu. Tanda PAC mulai turun kualitas: gumpalan padat yang tidak bisa dihancurkan, warna berubah menjadi lebih gelap, atau larutan stok yang dibuat tidak jernih. PAC yang sedikit menggumpal masih bisa digunakan — hancurkan gumpalan, larutkan dalam air panas, saring sebelum dosing. Shelf life larutan stok PAC 1%: 7-14 hari. Buat larutan segar setiap minggu untuk menjaga konsistensi koagulasi.
Produk Terkait
Pelanggan yang memesan PAC juga sering membutuhkan:
- Aluminium Sulphate / Tawas — koagulan alternatif, tersedia Non-Iron Grade (WTP) dan Iron Grade (IPAL)
- Kaporit Tjiwi 60% — disinfektan klorin untuk sterilisasi air minum setelah koagulasi
- Sodium Hypochlorite 12% — desinfektan cair alternatif kaporit untuk WTP
- Kapur/Kaptan — untuk koreksi pH air baku sebelum koagulasi jika pH terlalu rendah
Lihat seluruh katalog produk di: makrochemindo.com/our-products
Mengapa Membeli PAC dari Kami
- Harga kompetitif langsung dari distributor.
- Stok selalu tersedia.
- Pengiriman cepat ke seluruh Indonesia: Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Balikpapan, Batam, dan lainnya.
Hubungi Kami Sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik PAC di Indonesia. Kami siap menjadi mitra bisnis bahan kimia industri Anda.
📍 Lokasi Kantor & Gudang (Pusat): Jakarta & Tangerang
📦 Pengiriman: Seluruh Indonesia
📞 Telepon: 021-45845230 / 087859847625
📧 Email: makrochm@dnet.net.id