Ferrous Sulphate Heptahydrate

(FeSO4.7H2O)

Dapatkan Penawaran Harga Terbaik Hari Ini!

Hubungi kami via WhatsApp: +62 878-5984-7625  |  Email: makrochm@dnet.net.id

FERROUS SULPHATE HEPTAHYDRATE

FeSO4.7H2O  |  Besi Sulphate  |  Green Vitriol  |  ex China (RRC)  |  Pupuk Mikro Fe & IPAL

CAS: 7782-63-0  |  Fe 19.7% min  |  As 1 ppm  |  Cd 3 ppm  |  Hg 0.07 ppm  |  Pb 7 ppm 

✓ Fe 19.7% min — Kadar Besi Tinggi    ✓ Spesifikasi Lengkap Logam Berat    ✓ Pupuk Mikro Fe, IPAL & Industri    ✓ COA & MSDS Tersedia

Ferrous Sulphate Heptahydrate (FeSO4.7H2O) — dikenal juga sebagai besi sulphate, vitriol hijau (green vitriol), atau copperas — adalah kristal hijau kebiruan yang merupakan sumber besi (Fe) paling umum dan paling ekonomis di dunia. Dengan kandungan Fe 19.7% dan kelarutan tinggi dalam air, FeSO4.7H2O digunakan luas di lebih dari 10 sektor industri di Indonesia: dari pupuk mikro besi untuk pertanian, koagulan pengolahan air limbah (IPAL), suplemen besi pakan ternak, hingga pigmen dan bahan baku industri kimia.

Ferrous Sulphate Heptahydrate diproduksi melalui beberapa metode: sebagai by-product dari industri baja (proses pickling baja dengan asam sulfat), dari reaksi langsung antara besi dengan asam sulfat encer, atau dari reduksi ferric sulphate (Fe2(SO4)3). Produk ex China umumnya dihasilkan dari proses pickling baja atau proses kimia langsung dengan pemurnian bertahap untuk menghasilkan kristal FeSO4.7H2O kemurnian tinggi.

Penting untuk dipahami bahwa FeSO4.7H2O mengandung besi dalam bentuk Fe2+ (fero/ferrous). Dalam kondisi terpapar udara dan kelembaban, Fe2+ dapat teroksidasi menjadi Fe3+ (feri/ferric) membentuk lapisan coklat kekuningan (Fe2O3.nH2O) di permukaan kristal. Proses oksidasi ini tidak merusak produk secara keseluruhan namun menurunkan efektivitas jika tidak segera digunakan setelah kemasan dibuka.

Specifications :

Fe: 98 % min
As: 1 ppm
Mn: 0.11%
Cd: 3 ppm
Dioxin: 0.35 ng/kg
Hg: 0.07 ppm
Pb: 7 ppm
Packing: 25 Kgs per Bag
Origin: RRC

Jual Ferrous Sulfate Heptahydrate (FeSO₄·7H₂O) – Distributor & Importir Indonesia

Kami adalah importir dan distributor resmi Ferrous Sulfate Heptahydrate (FeSO₄·7H₂O), tersedia dalam kualitas industri dan pupuk. Produk kami banyak digunakan dalam industri pengolahan air (coagulation), pupuk, makanan & minuman, dan farmasi. Stok ready di Jakarta dan Tangerang, siap dikirim cepat ke seluruh Indonesia baik untuk kebutuhan bulk order maupun retail.

Aplikasi utama Ferrous Sulfate Heptahydrate

  • Pengolahan Air Limbah (IPAL): Koagulan dan reagen kimia dalam pengolahan air limbah industri. Mengendapkan fosfat (P removal), mengurangi turbiditas, mengkopresipitasikan logam berat, dan mereduksi H2S. Alternatif yang lebih ekonomis dari FeCl3 (ferric chloride) untuk beberapa aplikasi IPAL.
  • Pupuk Mikro Besi (Fe): Sumber besi esensial untuk tanaman yang mengalami defisiensi Fe (iron chlorosis). Besi berperan dalam pembentukan klorofil, transfer elektron dalam fotosintesis, dan metabolisme enzim. Diaplikasikan ke tanah (soil application), foliar spray, atau dibuat menjadi Fe-EDTA chelate untuk fertigasi dan hidroponik.
  • Suplemen Fe Pakan Ternak – Sumber besi dalam campuran premix mineral untuk pakan unggas, sapi perah, dan babi. Besi esensial untuk pembentukan hemoglobin, metabolisme energi, dan fungsi imun ternak. CATATAN: Gunakan Feed Grade untuk aplikasi pakan ternak — konfirmasi grade dengan tim kami.
  • Pengolahan Air Minum: Sebagai reducing agent dalam pengolahan air minum untuk mereduksi permanganat (KMnO4) berlebih dan mengoksidasi mangan terlarut. Komponen dalam beberapa proses water softening.
  • Industri Semen & Konstruksi – Komponen dalam formula mortar dan beton berwarna. FeSO4 teroksidasi menjadi iron oxide (Fe2O3/Fe3O4) dalam semen yang memberikan warna kuning-merah-coklat-hitam. Juga digunakan untuk mengurangi eflorescensi (pengapuran putih) pada permukaan beton dan batu bata.
  • Industri Tekstil & Pewarnaan – Mordant (penguat warna) dalam proses pencelupan kain dengan pewarna alami dan beberapa pewarna sintetis. FeSO4 bereaksi dengan tannin membentuk kompleks hitam yang digunakan sebagai tinta besi (iron gall ink). Komponen dalam proses black dyeing pada kain.
  • Pengawetan Kayu – Komponen dalam formula pengawet kayu berbasis besi untuk melindungi kayu dari jamur dan serangga. FeSO4 juga digunakan untuk memberikan efek weathered (silver-grey) pada kayu dekoratif.
  • Produksi Pigmen – Bahan baku pembuatan iron oxide pigment (Fe2O3 — merah, Fe3O4 — hitam, FeOOH — kuning) untuk cat, keramik, dan plastik. FeSO4 dioksidasi atau dikalsinasi menghasilkan berbagai bentuk iron oxide dengan warna berbeda.
  • Industri Kimia – Bahan baku pembuatan ferric sulphate (Fe2(SO4)3), iron oxide pigment, berbagai garam besi organik (ferrous gluconate, ferrous fumarate) untuk suplemen farmasi, dan katalis dalam beberapa reaksi kimia.
  • Remediasi Tanah Tercemar – Digunakan dalam in-situ chemical reduction (ISCR) untuk remediasi tanah dan air tanah yang tercemar oleh senyawa organik terhalogenasi (chlorinated solvents). Fe2+ bertindak sebagai reducing agent yang memecah ikatan C-Cl.

Kapan Memilih FeSO4.7H2O vs Fe Chelate:

• Gunakan FeSO4.7H2O  — untuk pupuk mikro Fe pada tanah masam (pH < 6.5), pupuk dasar broadcast, aplikasi foliar dengan campuran asam sitrat, IPAL, dan industri non-pertanian. Paling ekonomis.

• Gunakan Fe-EDTA (dari FeSO4 + EDTA 4Na)  — untuk hidroponik, fertigasi, dan koreksi defisiensi Fe pada tanah dengan pH 6.5-7.5. Stabilitas lebih baik dalam larutan.• Gunakan Fe-EDDHA  — untuk tanah sangat basa (pH > 7.5) seperti lahan berkapur. FeSO4 dan Fe-EDTA kurang efektif di tanah basa. Fe-EDDHA adalah satu-satunya chelate Fe yang stabil di pH > 8.

Tips Penting Penggunaan FeSO4.7H2O:
• Larutkan segera sebelum digunakan  — Fe2+ dalam larutan mudah teroksidasi menjadi Fe3+ (tidak larut) jika terpapar udara. Buat larutan baru sesaat sebelum diaplikasikan, jangan simpan larutan terlalu lama.
• Tambahkan asam sitrat untuk stabilisasi  — menambahkan 1-2 g asam sitrat per liter larutan FeSO4 mencegah oksidasi Fe2+ → Fe3+ dan memperpanjang waktu efektif larutan (terutama untuk foliar spray). Asam sitrat juga membantu penyerapan Fe oleh daun.
• Jangan campur dengan kapur / pupuk fosfat dalam larutan  — FeSO4 dalam larutan bereaksi dengan Ca(OH)2 membentuk endapan. Juga bereaksi dengan fosfat membentuk FePO4 yang tidak larut. Aplikasikan terpisah.
• Simpan kemasan tertutup rapat  — FeSO4.7H2O mudah teroksidasi jika terpapar udara dan kelembaban. Tutup kemasan segera setelah pengambilan. Kristal yang sudah mengoksidasi (berwarna coklat) masih bisa digunakan namun efektivitasnya berkurang.

Diagnosis Defisiensi Besi:

• Daun muda terpengaruh lebih parah  — Berbeda dari defisiensi N dan Mg yang dimulai dari daun tua, defisiensi Fe selalu dimulai dari daun termuda (Fe tidak mobile dalam tanaman). Ini adalah ciri khas yang membedakan iron chlorosis dari klorosis jenis lain.

• Klorosis interveinal  — tulang daun (vein) tetap hijau sementara jaringan di antara tulang daun menguning. Pola ‘jaring hijau di latar kuning’ ini sangat khas untuk defisiensi Fe.

• Cek pH tanah  — defisiensi Fe paling sering terjadi di tanah basa (pH > 6.5). Fe2+ yang diserap akar mudah teroksidasi ke Fe3+ yang tidak larut di pH tinggi. Pengasaman tanah (belerang, asam sulfat encer) meningkatkan ketersediaan Fe.

• Bedakan dari defisiensi Mn  — defisiensi Mn juga menimbulkan klorosis interveinal namun biasanya di daun yang lebih tua dan gejala lebih halus. Uji respon: semprotkan FeSO4 — jika membaik dalam 3-5 hari berarti defisiensi Fe. Jika tidak membaik, coba MnSO4 untuk defisiensi Mn.

Butuh Ferrous Sulphate Heptahydrate untuk Pertanian atau IPAL Anda? Chat WhatsApp — penawaran harga  |  +62 878-5984-7625

Perbandingan FeSO4 vs FeCl3 vs Tawas (Al2(SO4)3) untuk IPAL:

• FeSO4 (Ferrous Sulphate)  — paling ekonomis per mg logam aktif. Cocok untuk pengendapan fosfat, reduksi H2S, dan air limbah berwarna. Kekurangan: perlu oksidasi ke Fe3+ dulu untuk flokulasi optimal — pH dan aerasi kritis. Residu Fe dalam air olahan bisa lebih tinggi.

• FeCl3 (Ferric Chloride)  — koagulan lebih kuat dan lebih cepat dari FeSO4 karena sudah dalam bentuk Fe3+. Flok lebih besar dan lebih cepat mengendap. Lebih mahal dari FeSO4 namun lebih mudah dioperasikan.

• Tawas Al2(SO4)3  — koagulan paling umum untuk air minum. Efektif pada pH 6-8. Menghasilkan residu Al yang dikhawatirkan pada penyakit Alzheimer di penggunaan jangka panjang. Tidak efektif untuk pengendapan fosfat.

Rekomendasi:  Untuk IPAL yang perlu pengendapan fosfat dan pengurangan H2S secara bersamaan — FeSO4 adalah pilihan paling cost-effective. Untuk IPAL air minum — Tawas atau PAC lebih umum. Untuk air limbah yang membutuhkan flokulasi cepat — FeCl3 lebih efisien.

Layanan & Distribusi

LokasiIndustri Terlayani
Jakarta & JabodetabekPupuk, IPAL, pupuk hortikultura, analisis lab
Jawa Timur & SurabayaIndustri agro, pulp & kertas, IPAL
Sumatera & KalimantanPerkebunan dan pabrik pengolahan air
Bandung & sekitarnyaGreenhouse, analisis laboratorium, makanan & minuman
Sulawesi & BaliAnalisis makanan, pengolahan air, agro-industri lokal

Kenapa Pilih Produk dari Kami?

  1. Kualitas terjamin: FeSO₄·7H₂O tersedia dalam berbagai grade sesuai kebutuhan.
  2. Stok lokal: Tersedia di Jakarta & Tangerang untuk pengiriman nasional.
  3. Harga kompetitif dengan layanan konsultan aplikasi.
  4. Pengalaman distribusi ke sektor pertanian, air, farmasi, dan industri.
  5. Importir Langsung ex China (RRC): Kami mengimpor langsung dari produsen China terpercaya

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q1: Mengapa kristal Ferrous Sulphate saya berubah warna menjadi kuning-coklat? Apakah masih bisa digunakan?

A: Perubahan warna dari hijau kebiruan menjadi kuning-coklat adalah tanda oksidasi Fe2+ (ferrous) menjadi Fe3+ (ferric) akibat paparan udara dan kelembaban. Reaksi: 4FeSO4 + O2 + 2H2O → 2Fe2O3 + 4SO3. Kristal yang sudah teroksidasi masih bisa digunakan untuk IPAL dan industri karena Fe3+ juga efektif sebagai koagulan. Namun untuk pupuk mikro Fe, efektivitasnya berkurang karena Fe3+ lebih sulit diserap tanaman. Pencegahan: tutup kemasan segera setelah pengambilan, simpan di tempat kering dengan RH < 60%, dan gunakan FIFO (stok lama dulu).

Q2: Apa bedanya Ferrous Sulphate (FeSO4) dengan Ferric Sulphate (Fe2(SO4)3) untuk IPAL?

A: Keduanya adalah koagulan berbasis besi namun berbeda dalam kimia dasar: FeSO4 (Ferrous/Fe2+) adalah koagulan tidak langsung — perlu oksidasi menjadi Fe3+ terlebih dahulu (melalui aerasi atau penambahan oksidan) sebelum bisa membentuk flok Fe(OH)3 yang efektif. Fe2(SO4)3 (Ferric/Fe3+) langsung membentuk flok tanpa perlu oksidasi — lebih cepat dan efektif di berbagai kondisi. Dalam praktik IPAL: FeSO4 lebih murah namun butuh aerasi yang memadai. Fe2(SO4)3 lebih mahal namun lebih mudah dioperasikan. FeSO4 LEBIH BAIK untuk pengendapan fosfat dan reduksi H2S karena Fe2+ reaktif terhadap sulfida. Fe2(SO4)3 LEBIH BAIK untuk koagulasi turbiditas cepat.

Q3: Berapa dosis Ferrous Sulphate yang tepat untuk koreksi klorosis (daun kuning) pada kelapa sawit?

A: Untuk kelapa sawit dengan gejala klorosis akibat defisiensi Fe: (1) Foliar spray: larutkan 3-5 kg FeSO4.7H2O dalam 1000 liter air + 1-2 kg asam sitrat untuk stabilisasi. Semprotkan merata ke daun pagi/sore hari, ulangi 2-3 kali dengan interval 2 minggu. (2) Soil drench: larutkan 250-500 gram FeSO4 dalam 10-20 liter air, siramkan di piringan pohon. Ulangi setiap 3-4 bulan. (3) Jika tanah pH > 6.5: pertimbangkan penggunaan Fe-EDTA chelate (dibuat dari FeSO4 + EDTA 4Na) untuk stabilitas yang lebih baik di pH lebih tinggi. Evaluasi respon tanaman dalam 2-4 minggu setelah aplikasi.

Q4: Apakah ada perbedaan antara Ferrous Sulphate untuk pupuk pertanian dan untuk IPAL?

A: Secara kimia produknya sama — FeSO4.7H2O dengan spesifikasi yang kami sediakan. Yang berbeda adalah perhatian spesifik per aplikasi: Untuk pupuk: spesifikasi logam berat (As, Cd, Pb, Hg) menjadi sangat kritis karena akan masuk ke rantai makanan. Produk kami dengan Cd: 3 ppm sudah memenuhi regulasi Permentan Indonesia (Cd max 10 ppm untuk pupuk). Untuk IPAL: kemurnian FeSO4 lebih diutamakan dari logam berat — Fe% lebih kritis untuk efektivitas koagulasi. Spesifikasi logam berat tetap penting jika lumpur hasil IPAL akan digunakan sebagai soil conditioner pertanian (land application). Dalam kedua kasus, produk dengan spesifikasi yang kami sediakan memenuhi persyaratan standar Indonesia.

Q5: Berapa lama Ferrous Sulphate bisa disimpan dan bagaimana tanda-tanda kualitas menurun?

A: FeSO4.7H2O dalam kemasan tertutup rapat dan kondisi penyimpanan kering dapat bertahan 1-2 tahun tanpa penurunan signifikan. Tanda kualitas mulai menurun: (1) Warna berubah dari hijau kebiruan cerah menjadi kuning-coklat (oksidasi Fe2+ → Fe3+). (2) Kristal mengering menjadi putih/kuning muda dan berdebu (eflorescens — kehilangan air kristal, menjadi monohydrate atau anhydrous). (3) Kristal menggumpal membentuk bongkahan padat (absorpsi kelembaban berlebih). Semua kondisi ini tidak membuat produk berbahaya, namun menurunkan kadar FeSO4.7H2O efektif per kg. Untuk IPAL — produk teroksidasi (coklat) masih efektif bahkan kadang lebih baik. Untuk pupuk — produk teroksidasi kurang efektif, pertimbangkan dosis yang lebih tinggi.

Produk Terkait

Pelanggan yang memesan Ferrous Sulphate Heptahydrate juga sering membutuhkan:

EDTA 4Na Untuk membuat Fe-EDTA ChelateZinc Sulphate
Pupuk Mikro Zinc (Zn)
PAC / Tawas
Koagulan Air Lainnya

Lihat seluruh katalog produk pupuk mikro dan bahan kimia industri kami di: makrochemindo.com/our-products

Hubungi Kami Sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik FeSO4 di Indonesia. Kami siap menjadi mitra bisnis bahan kimia industri Anda.

📍 Lokasi Kantor & Gudang (Pusat): Jakarta & Tangerang
📦 Pengiriman: Seluruh Indonesia
📞 Telepon: 021-45845230 / 087859847625
📧 Email: makrochm@dnet.net.id