(MAP)


Dapatkan Penawaran Harga Terbaik Hari Ini!
Hubungi kami via WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Email: makrochm@dnet.net.id
MAP (Mono Ammonium Phosphate) — Distributor & Supplier Jakarta
NH4H2PO4 | Tersedia: MAP 10-50 (Granular) & MAP 12-61 (Crystal) | ex China (RRC) | Fertigasi • Hidroponik • Fire Retardant • Industri
Apa itu MAP (Mono Ammonium Phosphate)?
MAP atau Mono Ammonium Phosphate (NH4H2PO4) adalah pupuk dua unsur hara — Nitrogen (N) dan Fosfor (P2O5) — yang merupakan sumber fosfor paling direkomendasikan untuk sistem fertigasi irigasi tetes dan hidroponik di Indonesia. Dengan kandungan P2O5 hingga 60% dan pH larutan yang asam (4.0–4.8), MAP larut sempurna dalam air tanpa meninggalkan endapan yang dapat menyumbat emitter atau nozel irigasi.
PT Makro Chemindo menyediakan MAP dalam dua varian untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda: MAP 10-50 dalam bentuk granular untuk pupuk dasar pertanian konvensional, dan MAP 12-61 dalam bentuk kristal putih berkemurnian tinggi (NH4H2PO4 98% min) untuk fertigasi, hidroponik, water soluble fertilizer (WSF), dan aplikasi industri seperti fire retardant dan fermentasi.
| ✓ MAP 12-61 Crystal: NH4H2PO4 98% min | P2O5 60% | N 12% | Larut sempurna, White Crystal ✓ MAP 10-50 Granular: P2O5 50% min | N 10% | Granul 2-4 mm ✓ pH asam 4.0–4.8: TIDAK menyumbat emitter irigasi tetes — keunggulan utama vs DAP ✓ Stok ready Jakarta & Tangerang | COA per lot tersedia | Pengiriman seluruh Indonesia |
Jual Mono Ammonium Phosphate (MAP) – Distributor & Supplier Indonesia
Kami menyediakan Mono Ammonium Phosphate (MAP) berkualitas tinggi untuk berbagai kebutuhan seperti pupuk, hidroponik, greenhouse, industri makanan, dan proses kimia.
MAP adalah sumber fosfor (P) dan nitrogen (N) yang sangat efektif untuk pertumbuhan tanaman, serta digunakan di berbagai aplikasi industri.
Produk MAP kami tersedia dalam kemasan ekonomis hingga skala besar, dengan kadar kemurnian tinggi dan stabilitas yang baik, cocok untuk kebutuhan pabrik, pertanian, dan pengolahan air.
Spesifikasi MAP yang Tersedia
MAP 12-61 — Crystal (Technical Grade)
Spesifikasi sesuai data aktual website PT Makro Chemindo:
| Parameter | Spesifikasi |
| Rumus Kimia | NH4H2PO4 (Ammonium Dihydrogen Phosphate) |
| CAS Number | 7722-76-1 |
| Kadar NH4H2PO4 | 98% min |
| Kadar P2O5 | 60% ± 0.5% |
| Kadar N (Nitrogen) | 12% ± 0.5% |
| Kadar H2O (Moisture) | Max 0.3% |
| pH Larutan | 4.0 – 4.8 |
| Penampilan | White Crystal — Kristal putih bersih |
| Asal Produksi | China (RRC) |
| Kemasan | 50 kg per Bag |
MAP 10-50 — Granular (Agriculture Grade)
| Parameter | Spesifikasi |
| Rumus Kimia | NH4H2PO4 |
| Kadar P2O5 | 50% min |
| Kadar N (Nitrogen) | 10% min |
| Kadar H2O | Max 1.5% |
| pH Larutan 1% | 4.0 – 4.5 |
| Ukuran Granul | 2 – 4 mm |
| Penampilan | Granul putih keabu-abuan |
| Asal Produksi | China (RRC) |
| Kemasan | 50 kg per Bag |
Perbandingan MAP 10-50 vs MAP 12-61: Mana yang Tepat untuk Anda?
Kedua varian MAP memiliki kegunaan yang berbeda. Pilih sesuai kebutuhan aplikasi Anda:
| Parameter | MAP 10-50 (Granular) | MAP 12-61 (Crystal) |
| Kadar P2O5 | 50% min | 60% ± 0.5% |
| Kadar N | 10% min | 12% ± 0.5% |
| Kemurnian NH4H2PO4 | ~90-92% | 98% min |
| Bentuk Fisik | Granul 2-4 mm | Kristal putih halus |
| Kelarutan | Sangat mudah larut | Sempurna — larutan jernih |
| Cocok untuk | Broadcast, pupuk dasar tanah | Fertigasi, hidroponik, WSF, industri |
| Harga relatif | Lebih ekonomis | Sedikit lebih tinggi |
| Pilih MAP 10-50 Granular jika: Anda membutuhkan pupuk dasar untuk sawah, ladang jagung/kedelai, atau perkebunan yang diaplikasikan dengan cara broadcast atau ditaburkan. Harga lebih ekonomis. Pilih MAP 12-61 Crystal jika: Anda menggunakan sistem fertigasi irigasi tetes, hidroponik (NFT/DWC/rockwool), membuat Water Soluble Fertilizer (WSF), atau memerlukan MAP untuk keperluan industri (fire retardant, fermentasi). Kemurnian 98% menjamin larutan jernih tanpa endapan. |
Kegunaan MAP (Mono Ammonium Phosphate)
1. Fertigasi — Sumber P Terbaik untuk Irigasi Tetes
MAP adalah sumber fosfor paling direkomendasikan untuk sistem fertigasi irigasi tetes dan sprinkler. pH larutan MAP yang asam (4.0–4.8) mencegah terbentuknya endapan kalsium fosfat yang dapat menyumbat emitter — masalah umum yang terjadi saat menggunakan DAP (pH 7.5–8.0) pada sistem fertigasi. Gunakan MAP 12-61 Crystal sebagai komponen Stok B bersama K2SO4 dan MgSO4.
2. Hidroponik & Greenhouse
MAP 12-61 Crystal adalah komponen wajib Stok B dalam formula nutrisi hidroponik untuk semua sistem: NFT (Nutrient Film Technique), DWC (Deep Water Culture), rockwool, cocopit, dan sistem lainnya. Kemurnian 98% memastikan larutan nutrisi jernih dan tidak ada endapan yang mengganggu akar tanaman.
3. Pupuk Dasar Pertanian Konvensional
MAP 10-50 Granular digunakan sebagai pupuk dasar (basal dressing) untuk tanaman pangan: padi sawah (50–100 kg/ha), jagung (75–150 kg/ha), kedelai (50–100 kg/ha), dan tanaman palawija lainnya. Band placement (penempatan di larikan dekat benih) lebih efisien 20–40% dibanding broadcast karena fosfat tidak bergerak di dalam tanah.
4. Water Soluble Fertilizer (WSF)
MAP 12-61 adalah bahan baku utama dalam produksi pupuk NPK terlarut premium (Water Soluble Fertilizer) kemasan sachet dan kantong untuk pertanian hortikultura intensif, greenhouse, dan pertanian modern yang mengutamakan efisiensi pemupukan.
5. Fire Retardant & Pemadam Api
MAP 12-61 adalah bahan aktif dalam fire retardant untuk kayu, tekstil, dan kertas. Saat dipanaskan, MAP terurai melepaskan NH3 (mengencerkan O2) dan H3PO4 yang membentuk lapisan char pelindung. MAP juga merupakan komponen aktif dry chemical ABC fire extinguisher untuk kebakaran kelas A, B, dan C.
6. Industri Fermentasi
MAP 12-61 digunakan sebagai sumber Nitrogen (N) dan Fosfor (P) dalam media fermentasi industri untuk produksi ragi (yeast), etanol, asam amino, MSG, dan berbagai produk bioteknologi industri. Menyediakan NH4+ dan H2PO4- yang langsung tersedia untuk pertumbuhan optimal mikroorganisme.
Kegunaan lainnya:
- Perkebunan kelapa sawit — pupuk P untuk pertumbuhan akar dan produksi TBS
- Produksi pupuk NPK compound dan granular
- Pakan ternak — Feed Grade (tersedia atas permintaan)
- Industri pangan — Food Grade sebagai leavening agent (tersedia atas permintaan)
Mengapa MAP Lebih Baik dari DAP untuk Sistem Fertigasi?
Ini adalah keunggulan teknis MAP yang paling penting untuk dipahami oleh operator fertigasi modern:
| Masalah DAP di fertigasi: DAP memiliki pH 7.5–8.0 (basa). Saat larutan DAP bertemu dengan Ca2+ dari air irigasi atau Ca(NO3)2 pupuk, terbentuk Ca-phosphate yang tidak larut (CaHPO4 atau Ca3(PO4)2) yang menyumbat emitter irigasi tetes secara permanen. Solusi dengan MAP: MAP memiliki pH 4.0–4.8 (asam). Pada pH ini, fosfat dalam bentuk H2PO4- yang tidak bereaksi dengan Ca2+ membentuk endapan pada konsentrasi kerja normal. Larutan tetap jernih, emitter tetap berfungsi. Aturan penting: Meskipun menggunakan MAP, tetap buat Stok A (Ca(NO3)2 + KNO3 + Fe-EDTA) dan Stok B (MAP + K2SO4 + MgSO4) secara TERPISAH dalam tangki konsentrat. Keduanya aman dicampur hanya saat sudah diencerkan ke konsentrasi kerja. |
Posisi MAP dalam Formula Nutrisi Hidroponik
MAP 12-61 Crystal selalu masuk ke dalam Stok B — TIDAK BOLEH dicampur dengan Ca(NO3)2 dalam tangki stok yang sama. Berikut posisi MAP dalam formula nutrisi hidroponik standar (untuk sayuran daun, pengenceran 1:100):
| Komponen | STOK A — per 10 liter | STOK B — per 10 liter |
| Ca(NO3)2 — Calcium Nitrate | 940 g | – |
| KNO3 — Potassium Nitrate | 101 g | – |
| Fe-EDTA (13% Fe) | 50 g | – |
| MAP 12-61 Crystal | – | 115 g ← MASUK STOK B |
| K2SO4 — Kalium Sulfat | – | 522 g |
| MgSO4.7H2O — Kieserite | – | 246 g |
| Micro mix (B, Mn, Zn, Cu, Mo) | – | Sesuai formula |
Cara membuat larutan kerja: campurkan 100 mL Stok A + 100 mL Stok B ke dalam 10 liter air bersih. Target EC: 1.8–2.2 mS/cm. Target pH: 5.8–6.2.
Mengapa Beli MAP dari PT Makro Chemindo?
- Dua varian MAP (10-50 Granular & 12-61 Crystal) dari satu vendor — tidak perlu mencari sumber berbeda.
- NH4H2PO4 98% min, P2O5 60% ±0.5%, N 12% ±0.5%, H2O max 0.3%, pH 4.0–4.8, White Crystal — bukan sekadar klaim.
- Certificate of Analysis resmi dari pabrik China untuk setiap lot pengiriman.COA per lot tersedia:
- Harga kompetitif tanpa markup berlapis, stok reguler sepanjang tahun. Importir langsung ex China (RRC)
- Leadtime 1–3 hari kerja untuk Jabodetabek, pengiriman ke seluruh Indonesia. Stok ready Jakarta & Tangerang
Untuk pabrik WSF, operator greenhouse besar, dan industri dengan kebutuhan MAP rutin.
| Hubungi Kami untuk Penawaran Harga & Konsultasi Gratis WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Telp: +62 21 4584-5230 | Email: makrochm@dnet.net.id |
Area Layanan & Pengiriman
| Wilayah | Industri Terlayani |
|---|---|
| Jakarta, Tangerang | Pabrik pupuk, pengolahan air, industri makanan |
| Jawa Tengah & Timur | Pertanian, hidroponik, perkebunan |
| Sumatera | Pupuk tanaman pangan & industri kimia |
| Kalimantan & Sulawesi | Perkebunan sawit, tambang, industri pengolahan logam |
| Bali & NTB | Hortikultura, hidroponik |
FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q: Apa perbedaan MAP 10-50 dan MAP 12-61?
A: MAP 10-50 berbentuk granular dengan P2O5 50% min dan N 10% min — cocok untuk pupuk dasar broadcast di sawah, ladang, dan perkebunan. MAP 12-61 berbentuk kristal putih dengan NH4H2PO4 98% min, P2O5 60%, dan N 12% — cocok untuk fertigasi irigasi tetes, hidroponik, water soluble fertilizer, dan industri. Pilih MAP 12-61 jika menggunakan sistem fertigasi atau hidroponik.
Q: Mengapa MAP lebih baik dari DAP untuk sistem fertigasi irigasi tetes?
A: Karena pH larutan MAP 4.0–4.8 (asam), sedangkan DAP 7.5–8.0 (basa). Pada pH basa DAP, fosfat bereaksi dengan kalsium membentuk Ca-phosphate yang mengendap dan menyumbat emitter irigasi tetes secara permanen. MAP pada pH asam mencegah pembentukan endapan ini, sehingga sistem fertigasi tetap berfungsi optimal.
Q: Apakah MAP bisa dicampur langsung dengan Ca(NO3)2 (Calcium Nitrate)?
A: TIDAK dalam tangki stok konsentrat. MAP harus dibuat dalam Stok B terpisah dari Ca(NO3)2 yang berada di Stok A. Jika dicampur dalam konsentrat, Ca2+ + H2PO4- akan membentuk Ca-phosphate yang mengendap. Keduanya aman dicampur hanya setelah diencerkan ke konsentrasi kerja (masing-masing < 0.3%).
Q: Berapa dosis MAP 12-61 untuk sistem fertigasi tomat dan paprika?
A: Untuk fertigasi tomat dan paprika: 100–300 mg/L P2O5 dalam larutan kerja. Sesuaikan berdasarkan fase pertumbuhan — fase vegetatif butuh P lebih rendah, fase generatif (pembungaan-pembuahan) butuh P lebih tinggi. Target EC larutan: 2.0–3.5 mS/cm, pH: 5.8–6.5.
Q: Apakah MAP tersedia dalam food grade atau feed grade untuk pakan ternak?
A: MAP Technical Grade yang kami sediakan secara reguler cocok untuk pertanian, fertigasi, hidroponik, dan industri umum. Untuk aplikasi pangan langsung atau pakan ternak bersertifikat, diperlukan MAP Food Grade (FCC) atau Feed Grade yang memiliki spesifikasi logam berat lebih ketat. Tersedia atas permintaan — hubungi tim kami untuk konfirmasi.
Q: Berapa MOQ MAP dan apakah bisa dikirim ke luar Jawa?
A: MOQ adalah 1 ton (20 bag × 50 kg). Untuk pembelian FCL (kontainer penuh ±22 ton), tersedia harga lebih kompetitif. Pengiriman ke seluruh Indonesia: Jabodetabek 1–2 hari, Jawa 2–4 hari, Sumatera 4–6 hari, Kalimantan dan Sulawesi 5–8 hari kerja.
Produk Terkait
Pelanggan yang memesan MAP juga sering membutuhkan:
- MKP (Mono Potassium Phosphate) — sumber P+K untuk fertigasi fase generatif
- Calcium Nitrate / Calcium Salt — sumber Ca+N untuk Stok A hidroponik
- DAP (Diammonium Phosphate) — pupuk dasar P+N untuk broadcast tanah
- EDTA 4Na — untuk membuat chelate Fe-EDTA komponen Stok A hidroponik
Lihat seluruh katalog produk di: makrochemindo.com/our-products
Hubungi Kami Sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik Pupuk MAP di Indonesia. Kami siap menjadi mitra bisnis bahan kimia industri Anda.
📍 Lokasi Kantor & Gudang (Pusat): Jakarta & Tangerang
📦 Pengiriman: Seluruh Indonesia
📞 Telepon: 021-45845230 / 087859847625
📧 Email: makrochm@dnet.net.id