(MnSO4.H2O)


Dapatkan Penawaran Harga Terbaik Hari Ini!
Hubungi kami via WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Email: makrochm@dnet.net.id
Manganese Sulphate Monohydrate (MnSO4·H2O) — Distributor & Supplier Jakarta
MnSO4.H2O | Mn 31.8% min | Tersedia 2 Merek: ISKY & Kirns (China) | Fertigasi • Hidroponik • Pupuk Mikro • Pakan Ternak • Industri
Apa itu Manganese Sulphate Monohydrate (MnSO4·H2O)?
Manganese Sulphate Monohydrate (MnSO4·H2O) adalah pupuk mikro mangan (Mn) yang paling banyak digunakan di pertanian, hidroponik, dan industri pakan ternak. Dengan kadar Mn 31.8% minimum dan kelarutan sangat tinggi (~633 g/L pada 20°C), MnSO4·H2O adalah sumber mangan yang paling mudah larut dan paling efisien sebagai komponen mikro mix dalam sistem fertigasi irigasi tetes dan formula nutrisi hidroponik.
PT Makro Chemindo menyediakan Manganese Sulphate Monohydrate dari dua merek terpercaya asal China: ISKY dan Kirns. Kedua merek memenuhi standar kemurnian MnSO4·H2O 98% minimum dengan Mn 31.8% min.
| Main Content | Specifications | Results |
| Mn | 31.8 min | 31.86 |
| As | 0.0005 max | 0.00027 |
| Pb | 0.0015 max | 0.0008 |
| Cd | 0.001 max | 0.00075 |
| Packing | : 25 Kg per Bag |
| Origin | : RRC |
Mengapa Mangan (Mn) Esensial untuk Tanaman?
Mangan (Mn) adalah unsur mikro esensial yang memiliki peran kritis dalam metabolisme tanaman — kekurangannya menyebabkan gangguan serius pada fotosintesis dan pertumbuhan. Berikut peran Mn yang tidak tergantikan:
Peran Biologis Kritis Mangan (Mn) pada Tanaman:
Ketersediaan sangat tergantung pH — Mn tersedia optimal pada pH 5.5-7.0. Di atas pH 7.0, Mn teroksidasi menjadi MnO2 yang tidak dapat diserap tanaman. Ini mengapa defisiensi Mn paling sering terjadi di tanah berkapur atau setelah pengapuran berlebihan.
Kompleks pemecah air (OEC) dalam fotosintesis — Mn adalah komponen kunci dari Oxygen-Evolving Complex (OEC) di Fotosistem II. Tanpa Mn yang cukup, pemecahan molekul air (H2O → 2H+ + 2e- + ½O2) terhambat dan seluruh proses fotosintesis terganggu.
Aktivasi enzim — Mn mengaktifkan lebih dari 35 enzim metabolisme tanaman, termasuk: Mn-Superoxide Dismutase (Mn-SOD) untuk pertahanan oksidatif, enzim siklus asam sitrat (TCA cycle), dan enzim metabolisme nitrogen.
Sintesis klorofil — Mn berperan dalam jalur biosintesis klorofil. Kekurangan Mn menyebabkan klorosis (penguningan) meskipun Fe tersedia cukup.
Ketahanan terhadap penyakit — Mn meningkatkan ketebalan dinding sel dan mengaktifkan enzim pertahanan. Defisiensi Mn meningkatkan kerentanan terhadap patogen seperti Gaeumannomyces graminis (penyakit take-all pada gandum).
Mengapa MnSO4.H2O adalah Standar Industri untuk Pupuk Mikro Mn:
Stabil dalam larutan — pada pH 5.5-7.0, larutan MnSO4 relatif stabil. Berbeda dari MnCl2 yang jarang digunakan karena kandungan Cl tinggi yang dapat mengganggu keseimbangan ion tanaman.
Larut sempurna — kelarutan 633 g/L menjadikan MnSO4.H2O satu-satunya bentuk Mn yang praktis untuk fertigasi irigasi tetes dan hidroponik. MnO2 dan MnO tidak larut sehingga tidak bisa digunakan dalam larutan nutrisi.
Dua unsur hara sekaligus — MnSO4 memberikan Mn dan S dalam satu produk. Sulfur dari sulfat juga bermanfaat sebagai unsur hara.
Kegunaan Manganese Sulphate Monohydrate
1. Mikro Mix Nutrisi Hidroponik — Komponen Wajib
MnSO4·H2O adalah sumber Mn standar dalam semua formula nutrisi hidroponik. Dimasukkan dalam tangki Stok Mikro (terpisah dari makro) atau dilarutkan langsung ke Stok B. Target konsentrasi Mn dalam larutan kerja: 0.5–2.0 mg/L (paling umum ~1.0 mg/L). Terlalu rendah menyebabkan defisiensi, terlalu tinggi menyebabkan fitotoksisitas Mn yang gejalanya mirip defisiensi Fe.
2. Fertigasi Irigasi Tetes — Sumber Mn Larut
Untuk sistem fertigasi irigasi tetes dan sprinkler, MnSO4·H2O adalah satu-satunya bentuk Mn yang praktis digunakan karena larut sempurna. Dimasukkan ke dalam tangki stok mikro (biasanya stok 100x atau 200x konsentrasi), kemudian diinjeksikan bersama makro nutrisi. Konsentrasi kerja: 0.5–2.0 mg/L Mn tergantung tanaman dan fase pertumbuhan.
3. Foliar Spray — Koreksi Defisiensi Cepat
Foliar spray MnSO4 adalah cara paling cepat untuk mengoreksi defisiensi Mn — efek terlihat dalam 5–10 hari setelah aplikasi. Larutkan 1–3 gram MnSO4·H2O per liter air (0.1–0.3%), semprot ke daun pagi atau sore hari. Mn diserap langsung melalui stomata daun. Tidak meninggalkan residu putih pada daun.
4. Pupuk Mikro Tanah (Soil Application)
Untuk koreksi defisiensi Mn jangka panjang pada tanah, MnSO4·H2O diaplikasikan ke tanah (5–20 kg/ha) dicampur saat olah lahan. Namun efektivitas sangat bergantung pada pH tanah — pada pH >7.0, Mn yang diaplikasikan akan cepat teroksidasi menjadi MnO2 yang tidak tersedia. Koreksi pH tanah ke 6.0–7.0 sering lebih efektif dari terus menambahkan Mn.
5. Pakan Ternak — Suplemen Mineral Mn
MnSO4·H2O Feed Grade adalah suplemen mangan untuk pakan sapi, kambing, unggas, dan babi. Mangan penting untuk: pembentukan tulang dan cartilage, reproduksi (fertilitas ternak betina), metabolisme energi, dan aktivasi enzim superoxide dismutase sebagai pertahanan antioksidan. Dosis: sapi 40–50 mg Mn/kg pakan, unggas 60–120 mg/kg ransum.
6. Industri Kimia & Metalurgi
MnSO4 adalah bahan baku penting dalam: produksi Electrolytic Manganese Dioxide (EMD) untuk baterai alkalin dan lithium-ion, industri keramik dan glasur (prekursor MnO2 dan Mn3O4 sebagai pigmen warna coklat-hitam), industri cat dan coating, dan sintesis berbagai senyawa mangan organik dan anorganik.
Kegunaan lainnya:
- Produksi pupuk NPK+Mikro — komponen standar dalam formula pupuk majemuk lengkap
- Industri tekstil — sebagai mordant dan katalis dalam proses pewarnaan tertentu
- Pengolahan air — oksidasi besi (Fe2+ → Fe3+) terlarut dalam air dengan bantuan Mn
- Industri baterai — prekursor utama EMD (Electrolytic Manganese Dioxide)
Panduan Dosis & Cara Penggunaan MnSO4·H2O
Berikut panduan dosis untuk 9 aplikasi utama. Perhatikan bahwa Mn memiliki rentang toleransi sempit — kekurangan dan kelebihan keduanya bermasalah:
| Aplikasi | Dosis Mn | Cara Penggunaan | Tips & Catatan Penting |
| Pupuk Mikro Mix Hidroponik | 20-100 mg/L Mn dalam larutan kerja (tergantung formula) | Campurkan dalam mikro mix Stok B atau Stok Mikro terpisah. Larutkan dalam air sedikit-sedikit. | Mn berinteraksi kuat dengan Fe — pastikan Fe-EDTA digunakan. Di luar range pH 5.5-7, Mn bisa mengendap atau over-tersedia. |
| Foliar Spray — Koreksi Defisiensi | 0.1-0.3% larutan (1-3 g/liter) | Semprotkan pagi atau sore hari. Ulangi 2-3x interval 7 hari. | Jangan spray saat cuaca sangat panas. Mn foliar diserap cepat — efek koreksi terlihat 5-10 hari. |
| Pupuk Tanah — Soil Application | 5-20 kg/ha (tergantung pH dan defisiensi) | Sebar merata, campurkan dengan tanah saat olah lahan. | Efektivitas sangat tergantung pH. pH >7: Mn teroksidasi menjadi MnO2 yang tidak tersedia. Lakukan soil test dulu. |
| Kelapa Sawit — Mikro Mn | 2-5 kg/ha/tahun | Sebar di piringan atau larutkan untuk fertigasi. | Defisiensi Mn sawit relatif jarang tapi terjadi di tanah gambut pH tinggi atau tanah kapur berlebih. |
| Pupuk NPK+Mikro (Formulasi) | 0.1-0.5% dari total formula | Campurkan dalam proses granulasi atau blending NPK. | MnSO4.H2O kompatibel dengan hampir semua bahan pupuk NPK kecuali kapur (CaCO3) — hindari mixing langsung. |
| Fertigasi — Sayuran & Hortikultura | 0.5-2.0 mg/L Mn dalam larutan kerja | Tambahkan ke tangki stok mikro (terpisah dari makro). | Buat stok mikro terpisah untuk semua elemen mikro (Mn, Zn, Cu, B, Mo). Encerkan ke konsentrasi kerja sebelum digunakan. |
| Pakan Ternak (Feed Grade) | Sapi: 40-50 mg Mn/kg pakan; Unggas: 60-120 mg/kg | Campurkan dalam premix mineral pakan. | WAJIB Feed Grade untuk pakan ternak. Mn adalah kofaktor enzim superoxide dismutase dan penting untuk reproduksi ternak. |
| Industri Keramik & Cat | Sesuai formula | Sebagai pigmen dan katalis dalam glasur keramik dan cat. | MnSO4 digunakan sebagai prekursor MnO2 dan Mn3O4 yang memberikan warna coklat-hitam pada keramik. |
| Industri Kimia — Elektrolisis | Sesuai proses | Bahan baku produksi Mn elektrolisis (EMD) untuk baterai. | MnSO4 adalah bahan baku utama produksi Electrolytic Manganese Dioxide (EMD) — material katoda baterai alkalin. |
| Tips Kritis Penggunaan MnSO4: • pH adalah kunci — ketersediaan Mn SANGAT tergantung pH. Optimal pH 5.5-7.0. Di atas 7.0, Mn teroksidasi menjadi MnO2 tidak larut. Di bawah 5.0, Mn tersedia berlebihan dan beracun. Atasi masalah Mn dari sisi pH dulu, bukan hanya tambah Mn. • Rentang toksik vs defisiensi sempit — Mn memiliki rentang antara defisiensi dan toksisitas yang lebih sempit dari Fe atau Zn. Terlalu banyak Mn menyebabkan ‘Mn toxicity’: bercak coklat gelap pada daun tua, khususnya di tanah asam dengan reduksi tinggi. • Jangan campur dengan Fe dalam stok pekat — Mn2+ dan Fe3+ bisa bereaksi dan saling mengganggu stabilitas chelat. Buat stok mikro dalam satu tangki terpisah, atau buat stok Fe-EDTA terpisah dari sisa mikro. • Interaksi dengan P dan Zn — kelebihan P atau Zn dapat menghambat serapan Mn. Jaga rasio antar mikro tetap seimbang dalam formula nutrisi. |
Panduan Identifikasi Defisiensi Mangan & Penanganan
Defisiensi Mn sering tertukar dengan defisiensi Fe atau Mg. Kunci identifikasi yang tepat sebelum mengaplikasikan pupuk mikro:
| Tanaman | Gejala Defisiensi Mangan (Mn) | Solusi dengan MnSO4.H2O |
| Padi (Akagare / Bronzing) | Klorosis keabu-abuan pada daun muda-menengah. Bercak coklat kecil (‘bronzing’) menyebar dari ujung ke pangkal daun. Anakan berkurang, pertumbuhan terhambat. Sering terjadi di tanah gambut atau tanah tergenang lama. | Foliar MnSO4 0.1-0.2% spray 2-3x. Soil: 5-10 kg MnSO4/ha. Hindari penggenangan berlebihan — kondisi anaerob memperparah toksisitas Mn. |
| Kedelai & Kacang-kacangan | Klorosis interveinal pada daun muda — tulang daun hijau, jaringan antar tulang daun kuning pucat. Pertumbuhan terhambat. Paling sering di tanah berpasir pH tinggi atau tanah kapur. | Foliar MnSO4 0.1-0.3% spray saat gejala muncul. Pertimbangkan acidifikasi tanah jika pH >7.5. Koreksi soil pH lebih efektif dari aplikasi Mn terus menerus. |
| Gandum & Serealia | Daun muda menguning dengan pola interveinal. Bercak abu-abu atau coklat muda di antara tulang daun (‘grey speck’). Tanaman kerdil, malai tidak berkembang baik. | Foliar MnSO4 0.2-0.3% spray 2x interval 10 hari. Seed treatment dengan MnSO4 juga efektif untuk pencegahan awal. |
| Tomat & Paprika (Hidroponik) | Daun muda menguning interveinal. Pertumbuhan pucuk terhambat. Mosaik kuning pada daun baru. Sering terjadi jika larutan nutrisi pH terlalu tinggi (>7.0). | Turunkan pH larutan ke 5.8-6.2. Tambahkan MnSO4 ke stok mikro. Target Mn larutan kerja: 0.5-2.0 mg/L. |
| Jeruk & Mangga | Daun muda menguning interveinal (‘frenching’). Bercak abu-abu di antara tulang daun. Daun mengecil. Biasanya terjadi di tanah berkapur atau setelah pengapuran berlebihan. | Foliar MnSO4 0.2-0.3% spray 3-4x per tahun. Soil: 10-20 kg MnSO4/ha. Perhatikan pH tanah — pH >7 membuat Mn terfiksasi. |
| Kelapa Sawit | Defisiensi Mn relatif jarang pada sawit. Jika terjadi: klorosis interveinal pada frond muda, mirip defisiensi Fe. Biasanya di tanah gambut atau tanah kapur dengan pH sangat tinggi. | Foliar MnSO4 1-2% spray pada frond muda. Perbaiki pH tanah gambut jika sangat tinggi. Pastikan diagnosis tepat — mudah dikacaukan dengan defisiensi Fe. |
| Cara Membedakan Defisiensi Mn vs Fe vs Mg — Tiga Yang Paling Sering Dikacaukan: • Defisiensi Mn — DAUN MUDA-MENENGAH menguning interveinal. Bercak abu-abu atau coklat kecil di antara tulang daun. Sering ada bercak nekrotik (kering). Terjadi di pH tinggi atau tanah berkapur. • Defisiensi Fe — DAUN PALING MUDA (pucuk) menguning interveinal. Daun termuda paling parah. Terjadi di pH tinggi, tanah tergenang, atau kelebihan fosfat/Zn/Mn yang menghambat serapan Fe. • Defisiensi Mg — DAUN TUA menguning interveinal. Selalu dari daun paling bawah/tua. Tidak ada bercak nekrotik. Terjadi di tanah berpasir rendah Mg atau penggunaan KCl (MOP) berlebihan. • Konfirmasi analisis jaringan — Mn daun normal: 20-500 mg/kg berat kering (tergantung tanaman). Defisiensi: <20 mg/kg. Toksisitas: >500-1000 mg/kg. Kirim sampel daun ke laboratorium untuk konfirmasi sebelum aplikasi besar. |
Mengapa Beli MnSO4 dari PT Makro Chemindo?
- ISKY dan Kirns keduanya MnSO4.H2O 98% min, Mn 31.8% min. Dua merek tersedia menjamin fleksibilitas pasokan — stok tidak pernah kosong.
- Certificate of Analysis mencakup semua parameter kritis termasuk logam berat (Fe, Pb, Cd, As, Zn, Cu) — krusial untuk aplikasi feed grade dan audit buyer internasional. COA lengkap per lot
- Harga kompetitif tanpa markup berlapis, stok reguler, pengiriman cepat. Importir langsung ex China
- Zinc Sulphate, Copper Sulphate, Ferrous Sulphate, Borax, dan semua komponen mikro tersedia dari satu vendor. Tersedia bersama semua pupuk mikro lainnya
- Leadtime 1-2 hari Jabodetabek, pengiriman ke seluruh Indonesia. Stok ready Jakarta & Tangerang
- PT Makro Chemindo melayani lebih dari 1.000 klien pertanian dan industri di seluruh Indonesia sejak 1999. 25+ tahun pengalaman
| Hubungi Kami untuk Penawaran Harga & Konsultasi Gratis WhatsApp: +62 878-5984-7625 | Telp: +62 21 4584-5230 | makrochm@dnet.net.id |
Area Layanan & Industri Terlayani
| Wilayah | Industri Terlayani |
|---|---|
| Jakarta, Tangerang | Pabrik pupuk, pengolahan air, industri kimia |
| Jawa Tengah & Timur | Pertanian, hidroponik, perkebunan |
| Sumatera | Perkebunan sawit, pabrik gula, industri pengolahan air |
| Kalimantan & Sulawesi | Perkebunan, pertambangan, industri kimia |
| Bali & NTB | Hortikultura, hidroponik |
FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q: Apa perbedaan MnSO4 merek ISKY dan Kirns?
A: ISKY dan Kirns adalah dua merek MnSO4.H2O ex China yang kami sediakan dengan spesifikasi yang sama — keduanya MnSO4.H2O 98% min, Mn 31.8% min. Tidak ada perbedaan spesifikasi teknis antara keduanya. Kami menyediakan dua merek untuk menjamin fleksibilitas pasokan: jika satu merek sedang dalam perjalanan pengiriman atau stok kosong sementara, merek lainnya siap dikirim tanpa mengganggu jadwal produksi Anda.
Q: Berapa dosis MnSO4 yang tepat untuk larutan nutrisi hidroponik?
A: Target konsentrasi Mn dalam larutan kerja hidroponik: 0.5-1.0 mg/L untuk sayuran daun (selada, bayam, kangkung), 1.0-2.0 mg/L untuk sayuran buah (tomat, paprika, melon). Untuk mencapai 1.0 mg/L Mn dalam 1000 liter larutan kerja: butuh 3.04 gram MnSO4.H2O (karena Mn dalam MnSO4.H2O = 31.8%, maka 1.0 mg Mn / 0.318 = 3.14 mg MnSO4.H2O per liter, × 1000 liter = 3.14 g, dibulatkan 3.04 g menggunakan berat molekul tepat). Larutkan dalam stok mikro 100x atau 200x, tambahkan ke sistem fertigasi bersama stok makro.
Q: Mengapa defisiensi Mn sering terjadi setelah pengapuran?
A: Ini adalah salah satu masalah paling umum di pertanian Indonesia. Pengapuran dengan kaptan (CaCO3), kapur hidrat (Ca(OH)2), atau kapur tohor (CaO) menaikkan pH tanah. Pada pH > 7.0, Mn2+ yang larut teroksidasi menjadi Mn3+ dan Mn4+ yang membentuk MnO2 (mangan oksida) — senyawa tidak larut yang tidak bisa diserap akar tanaman. Tanaman yang sebelumnya tidak defisiensi Mn bisa tiba-tiba menunjukkan gejala setelah pengapuran berlebihan. Solusi: (1) Jangan kapur berlebihan — pH target 6.0-6.5 umumnya cukup. (2) Foliar spray MnSO4 0.1-0.3% untuk koreksi segera. (3) Jangka panjang: gunakan pupuk yang sedikit mengasamkan tanah (Urea, ZA) untuk mengimbangi efek kapur.
Q: Apakah MnSO4 dari Makro Chemindo tersedia dalam grade food atau feed untuk pakan ternak?
A: MnSO4.H2O merek ISKY tersedia dalam spesifikasi yang mendekati feed grade dengan logam berat sangat rendah (As 0.0005%, Pb 0.001%). Untuk aplikasi feed grade resmi yang memerlukan sertifikasi AAFCO, EU Feed Regulation, atau standar SNI pakan ternak, diperlukan COA spesifik feed grade dengan dokumentasi tambahan. Hubungi tim kami untuk konfirmasi ketersediaan lot feed grade dan harga. Kirns tersedia untuk aplikasi pertanian umum.
Q: Bagaimana cara mendiagnosis defisiensi Mn vs Fe vs Mg pada tanaman?
A: Ketiganya menunjukkan klorosis interveinal tetapi berbeda lokasi daun yang terpengaruh: Defisiensi Mn: daun MUDA-MENENGAH yang kuning interveinal, sering ada bercak abu-abu/coklat kecil, terjadi di pH tinggi. Defisiensi Fe: daun PALING MUDA (pucuk termuda) yang kuning pucat hampir seragam, tidak ada bercak, sangat kentara di daun paling baru. Defisiensi Mg: daun PALING TUA yang kuning interveinal, dari bawah ke atas, tidak ada bercak. Jika masih ragu: ambil sampel daun dan kirim ke laboratorium analisis jaringan tanaman terdekat (BPTP, universitas pertanian, atau lab swasta). Aplikasi pupuk mikro tanpa diagnosis tepat bisa memperburuk ketidakseimbangan nutrisi.
Q: Apakah MnSO4 bisa dicampur dengan MgSO4 atau ZnSO4 dalam satu tangki stok mikro?
A: Ya, MnSO4 kompatibel dengan MgSO4, ZnSO4, CuSO4, H3BO3, dan Na2MoO4 dalam satu tangki stok mikro. Semua sulfat dan borat ini bisa dilarutkan bersama dalam air. Yang TIDAK boleh dicampur dalam stok pekat: Fe-EDTA dengan sumber fosfat (MAP/MKP) — bisa membentuk Fe-phosphate yang mengendap. Urutan pelarutan yang disarankan untuk stok mikro: air → Fe-EDTA → MnSO4 → ZnSO4 → H3BO3 → CuSO4 → Na2MoO4, aduk merata setelah setiap penambahan.
Produk Terkait
Pelanggan yang memesan MnSO4 juga sering membutuhkan:
- Zinc Sulphate (ZnSO4.7H2O) — pupuk mikro Zn, komponen stok mikro hidroponik
- Copper Sulphate (CuSO4.5H2O / Terusi) — pupuk mikro Cu, algisida tambak
- Ferrous Sulphate (FeSO4.7H2O) — pupuk mikro Fe, prekursor Fe-EDTA chelate
- MgSO4.7H2O (Kieserite) — pupuk Mg+S, komponen wajib Stok B hidroponik
- EDTA 4Na — untuk membuat Fe-EDTA, Mn-EDTA, dan Zn-EDTA chelate
Lihat seluruh katalog produk di: makrochemindo.com/our-products
Hubungi Kami Sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik Pupuk MOP di Indonesia. Kami siap menjadi mitra bisnis bahan kimia industri Anda.
📍 Lokasi Kantor & Gudang (Pusat): Jakarta & Tangerang
📦 Pengiriman: Seluruh Indonesia
📞 Telepon: 021-45845230 / 087859847625
📧 Email: makrochm@dnet.net.id