Magnesium Sulphate Heptahydrate

(MgSO4.7H2O)

Dapatkan Penawaran Harga Terbaik Hari Ini!

Hubungi kami via WhatsApp: +62 878-5984-7625  |  Email: makrochm@dnet.net.id

Magnesium Sulphate (MgSO4) — Distributor & Supplier Jakarta

Tersedia 2 Varian:  MgSO4.7H2O (Heptahydrate)  |  ex China (RRC)  |  Fertigasi • Hidroponik • Foliar Spray • Perkebunan

Apa itu Magnesium Sulphate (MgSO4)?

Magnesium Sulphate (MgSO4) adalah pupuk dan bahan kimia yang menyediakan dua unsur hara sekaligus: Magnesium (Mg) dan Belerang/Sulfur (S). PT Makro Chemindo menyediakan dua varian: MgSO4·7H2O (Heptahydrate) — dikenal sebagai Kieserite atau Epsom Salt industri dengan MgO ~16% dan S ~13%, dan MgSO4·H2O (Monohydrate) — versi lebih pekat dengan MgO ~27% dan S ~22%. Keduanya tersedia ex China dengan kemurnian tinggi dan COA per lot.

Dengan kelarutan sangat tinggi (7H2O: ~710 g/L, H2O: ~650 g/L pada 20°C), MgSO4 adalah sumber Mg yang paling mudah larut dan paling cepat diserap tanaman dibanding sumber Mg lainnya seperti MgO atau dolomit — menjadikannya pilihan pertama untuk sistem fertigasi irigasi tetes, nutrisi hidroponik, dan foliar spray. Di industri hidroponik, MgSO4·7H2O adalah komponen wajib Stok B dan merupakan salah satu dari tiga komponen dasar nutrisi makro yang dibutuhkan dalam setiap formula nutrisi hidroponik standar.

✓  Sumber Mg + S sekaligus  |  Dua unsur hara dari satu produk — efisiensi biaya pemupukan
✓  Kelarutan 650-710 g/L  |  Tertinggi dari semua sumber Mg — larut sempurna, tidak menyumbat emitter
✓  Komponen WAJIB Stok B hidroponik  |  246 g/10L stok — standar semua formula nutrisi hidroponik
✓  Cocok foliar spray langsung  |  Larutan bening sempurna, tidak meninggalkan bercak putih pada daun
✓  Netral pH  |  Tidak mengubah pH tanah — berbeda dari MgO atau dolomit yang bersifat basa
✓  Stok Jakarta & Tangerang  |  COA per lot | Pengiriman seluruh Indonesia
Main ContentSpecificationsResults
Purity99.5% Min99.62%
MgO16.2% Min16.24%
Mg9.8% Min9.85%
Cl0.014% Min0.003%
S12.9% Min12.92%
PH5 – 9.27.11
Size0.1 – 1 mm 95% min0.1 – 1 mm 96.5%
AppearanceWhite CrystalsWhite Crystals
Packing: 25 Kg per Bag
Origin: RRC

Panduan Memilih Sumber Magnesium:

• Pilih MgSO4.7H2O  — untuk fertigasi, hidroponik, foliar spray, atau tanah yang pH-nya sudah baik (tidak perlu koreksi pH). Kelarutan sempurna dan efek S sebagai bonus. Sumber Mg yang paling praktis dan cepat tersedia bagi tanaman.

• Pilih MgO (Magnesia 85%)  — untuk tanah masam yang perlu koreksi pH sekaligus sumber Mg. Bekerja lambat tapi bertahan lama. Juga untuk pakan ternak pencegahan Grass Tetany dan industri karet. Kadar Mg per kg lebih tinggi dari MgSO4.

• Pilih Dolomit  — untuk tanah yang kekurangan Ca dan Mg sekaligus, dengan pH sangat rendah. Paling lambat bereaksi tapi efek paling tahan lama.

Kegunaan Magnesium Sulphate Heptahydrate

1. Komponen Wajib Nutrisi Hidroponik (Stok B)

MgSO4·7H2O adalah salah satu komponen yang tidak bisa dihilangkan dari formula nutrisi hidroponik manapun. Mg adalah unsur pusat molekul klorofil — tanpa Mg yang cukup, daun menguning (klorosis) dan fotosintesis terhenti. Dalam formula standar Hoagland per 10 liter Stok B, MgSO4·7H2O digunakan sebanyak 246 gram, menyediakan Mg dan S yang dibutuhkan tanaman sepanjang siklus tanam.

2. Fertigasi Irigasi Tetes — Sumber Mg Terbaik

Untuk sistem fertigasi irigasi tetes (drip irrigation), MgSO4·7H2O adalah pilihan utama karena kelarutannya yang sangat tinggi (710 g/L) — hampir dua kali lipat kelarutan K2SO4. Larutan MgSO4 sempurna jernih, tidak ada partikel yang dapat menyumbat emitter, dan MgSO4 kompatibel dengan semua pupuk fertigasi lainnya kecuali kalsium fosfat (selalu jaga di Stok B terpisah dari Ca).

3. Foliar Spray — Koreksi Defisiensi Paling Cepat

MgSO4·7H2O adalah standar emas untuk foliar spray koreksi defisiensi Mg karena: larut 100% sempurna tanpa residu, tidak meninggalkan bercak putih pada daun (berbeda dari kalsium atau magnesium karbonat), diserap cepat melalui stomata daun, dan harganya sangat ekonomis. Konsentrasi 0.5–2% (5–20 g/liter) bisa mengoreksi gejala defisiensi Mg dalam 3–7 hari.

4. Perkebunan Kelapa Sawit & Karet

Defisiensi Mg adalah masalah nutrisi paling umum di perkebunan kelapa sawit Indonesia — ditandai dengan Confluent Orange Spotting (COS) pada frond tua. MgSO4·7H2O diaplikasikan melalui dua cara: (1) soil application — sebar di piringan 1-2 kg/pohon/tahun untuk koreksi jangka panjang, dan (2) foliar spray larutan 2% untuk koreksi cepat saat gejala COS terlihat. Perkebunan karet di Sumatera juga banyak mengalami defisiensi Mg di tanah ultisol.

5. Industri Pangan, Farmasi & Kosmetik

MgSO4·7H2O Food/Pharma Grade (Epsom Salt) digunakan luas di industri pangan sebagai mineral supplement, anti-caking agent, dan nutrisi dalam produk pangan fungsional. Dalam farmasi, digunakan sebagai laksatif (pencahar osmotik) dan tokolisis dalam obstetri. Dalam kosmetik, Epsom Salt digunakan dalam produk mandi dan perawatan kulit. Untuk aplikasi food/pharma — tersedia atas permintaan dengan COA sesuai standar FCC/USP.

6. Industri Tekstil

MgSO4 digunakan dalam industri tekstil sebagai mordant (pengikat pewarna) dalam proses pewarnaan kain tertentu, sebagai bahan pemberat (weighting) sutra, dan dalam proses finishing kain untuk memberikan tekstur dan kilap tertentu.

Kegunaan lainnya:

  • Media fermentasi industri — kofaktor enzim esensial untuk metabolisme yeast dan bakteri
  • Industri kertas — filler dan treatment pulp
  • Suplemen Mg pakan ternak — sumber Mg yang mudah diserap (lebih palatabel dari MgO)
  • Water treatment — pengaturan kesadahan air
  • Produksi pupuk NPK+Mg majemuk

Panduan Dosis MgSO4·7H2O per Aplikasi

Berikut panduan dosis untuk 10 aplikasi utama. Selalu sesuaikan dengan kondisi aktual tanah dan hasil analisis jaringan tanaman:

AplikasiDosisWaktu & FrekuensiTips & Catatan
Fertigasi — Tomat & Paprika1-3 g/liter larutan kerjaSepanjang musim tanam, naikkan dosis saat generatifMgSO4 masuk Stok B. Target Mg 30-50 mg/L dalam larutan kerja. S dari sulfat juga bermanfaat untuk kualitas buah.
Fertigasi — Melon & Semangka1-3 g/literSepanjang musim, tingkatkan saat pembesaran buahMg kritis untuk fotosintesis dan translokasi gula ke buah. Brix lebih tinggi dengan pasokan Mg cukup.
Hidroponik (Stok B)246 g per 10 liter stokBuat bersama MAP, K2SO4 dalam Stok BDosis standar formula Hoagland modifikasi. Sesuaikan EC target — biasanya MgSO4 tidak perlu diubah banyak antar fase.
Foliar Spray — Semua Tanaman0.5-2% larutan (5-20 g/liter)Sore hari, ulangi 7-14 hariKoreksi defisiensi Mg paling cepat via foliar. Larutkan sempurna dalam air. Tidak meninggalkan residu putih.
Kelapa Sawit (soil application)1-2 kg/pohon/tahunBagi 2x per tahunSebar di piringan sawit. Efektif di tanah yang pH sudah baik tapi Mg rendah. Lebih mudah larut dari kieserite kering.
Karet & Kakao200-500 kg/ha/tahun2x per tahunKaret dan kakao rentan defisiensi Mg di tanah ultisol Sumatera. Kombinasikan dengan KCl untuk program K+Mg.
Padi & Jagung (soil)50-100 kg/haPupuk dasar atau susulan awalSebar merata, benam saat olah tanah. S dari MgSO4 juga membantu ketersediaan N (sinergis).
Pupuk larut (WSF)Sesuai formulaBahan baku WSF Mg+SKemurnian tinggi dan larut sempurna menjadikan MgSO4.7H2O standar dalam formulasi WSF premium.
Industri — Media Fermentasi0.1-0.5 g/L mediaTambahkan ke media fermentasiMg adalah kofaktor enzim kritis dalam metabolisme yeast dan bakteri. Defisiensi Mg menghambat fermentasi.
Suplemen TernakSapi: 5-15 g/ekor/hariCampurkan dalam konsentratSumber Mg yang mudah diserap untuk pencegahan Grass Tetany ringan. MgO lebih efektif untuk kasus berat.
Tips Penting Penggunaan MgSO4.7H2O:
• Jangan campur dengan Ca(NO3)2 dalam stok pekat  — Mg2+ + SO42- + Ca2+ dalam larutan pekat bisa mengendap sebagai CaSO4 (gypsum). Selalu pastikan MgSO4 di Stok B, Ca(NO3)2 di Stok A. Aman dicampur hanya setelah diencerkan ke konsentrasi kerja.
• Dosis foliar spray jangan terlalu pekat  — konsentrasi di atas 2-3% bisa menyebabkan leaf burn pada kondisi terik. Selalu semprotkan sore hari atau pagi hari saat suhu rendah.
• Pantau rasio K:Mg di tanah  — K berlebih bersaing dengan Mg dalam serapan akar. Jika pupuk KCl (MOP) digunakan intensif, kemungkinan besar perlu suplementasi Mg lebih tinggi. Rasio K:Mg ideal di tanah adalah 2:1 hingga 3:1 (cmol/kg).
• Simpan dalam kemasan tertutup rapat  — MgSO4.7H2O cukup higroskopis. Kemasan terbuka akan menyerap kelembaban udara, menyebabkan penggumpalan. Gunakan segera setelah dibuka atau simpan kembali dalam plastik tertutup rapat.

Posisi MgSO4·7H2O dalam Formula Nutrisi Hidroponik

MgSO4·7H2O selalu berada di Stok B, bersama MAP dan K2SO4. Berikut posisi lengkapnya dalam formula nutrisi sayuran daun standar (pengenceran 1:100, EC target ~2.0 mS/cm):

STOK A — per 10 liter airJumlahFungsi
Ca(NO3)2 — Calcium Nitrate940 gSumber Ca + NO3-N — WAJIB Stok A
KNO3 — Potassium Nitrate101 gSumber K + NO3-N
Fe-EDTA (13% Fe)50 gSumber Fe mikro
STOK B — per 10 liter air (MgSO4 masuk di sini)JumlahFungsi
MAP — Mono Ammonium Phosphate115 gSumber P utama + NH4-N
K2SO4 — Kalium Sulfat522 gSumber K + S
MgSO4.7H2O — Kieserite246 g  ← PRODUK INISumber Mg + S — komponen WAJIB Stok B
Micro mix (B, Mn, Zn, Cu, Mo)Sesuai formulaPaket mikro lengkap
Kenapa MgSO4 Tidak Boleh di Stok A?
• MgSO4 di Stok A bersama Ca(NO3)2 sangat berisiko  — dalam larutan pekat, SO42- dari MgSO4 dapat bereaksi dengan Ca2+ dari Ca(NO3)2 membentuk CaSO4 (gypsum) yang mengendap. Endapan ini menyumbat pipa dan mengurangi ketersediaan Ca dan S. Selalu pisahkan — MgSO4 di Stok B.
• Cara verifikasi kompatibilitas  — saat membuat larutan kerja (sudah encer), tidak ada endapan yang terbentuk saat Stok A dan Stok B dicampur dalam air. Jika ada endapan putih: periksa konsentrasi stok (mungkin terlalu pekat) atau urutan pencampuran.

Panduan Identifikasi Defisiensi Magnesium & Penanganan dengan MgSO4

Defisiensi Mg adalah masalah nutrisi yang sangat umum di Indonesia — terutama di tanah ultisol, tanah berpasir, lahan sawit tua, dan kebun yang menggunakan KCl intensif tanpa suplementasi Mg. Berikut panduan identifikasi dan penanganan cepat:

TanamanGejala Defisiensi MagnesiumSolusi dengan MgSO4.7H2O
Kelapa SawitConfluent Orange Spotting (COS) — bercak oranye/kuning menyebar di permukaan daun frond tua. Bercak bergabung membentuk area besar. Frond menguning seluruhnya lalu mati prematur.MgSO4 foliar 2% spray 2-3x + soil application 1-2 kg/pohon/tahun. Respons terlihat 3-4 bulan.
KaretKlorosis interveinal pada daun tua — jaringan antar tulang daun menguning, tulang daun tetap hijau. Daun rontok prematur, mengurangi luas daun fotosintetik.Foliar MgSO4 1.5-2% spray 2x per musim + soil application 250-400 kg/ha/tahun.
JagungGaris kuning muda di antara tulang daun pada daun tua (interveinal chlorosis). Makin parah ke bawah. Bisa disertai warna ungu kemerahan pada daun.Foliar MgSO4 0.5-1% spray saat gejala muncul. Soil application 75-100 kg/ha.
Tomat & Paprika (Hidroponik)Daun tua menguning dengan pola interveinal. Buah yang terbentuk lebih kecil dan kurang manis (Brix rendah). Tanaman lebih rentan penyakit.Naikkan dosis MgSO4 di Stok B. Target Mg larutan kerja 30-50 mg/L. Foliar spray 0.5% untuk koreksi cepat.
Jeruk & ManggaDaun tua menguning interveinal, terutama jelas di musim kemarau. Buah lebih kecil, kulit lebih tipis, rasa kurang manis.Foliar MgSO4 1-2% spray 3-4x per tahun (menjelang dan saat berbuah). Soil 200-400 g/pohon/tahun.
PadiDaun tua menguning seragam atau dengan pola interveinal. Anakan berkurang, gabah tidak terisi penuh di ujung malai.MgSO4 50-100 kg/ha saat olah tanah atau foliar 0.5% spray saat gejala muncul.
Cara Cepat Membedakan Defisiensi Mg vs Fe vs Mn:
• Defisiensi Mg  — DAUN TUA menguning dengan pola interveinal (tulang daun tetap hijau). Mg adalah unsur mobile, ditarik dari daun tua ke daun muda saat kurang.
• Defisiensi Fe  — DAUN MUDA/BARU menguning dengan pola interveinal (tulang daun tetap hijau). Fe tidak mobile — tanaman tidak bisa memindahkan Fe dari daun tua ke muda.
• Defisiensi Mn  — DAUN MUDA-MENENGAH menguning interveinal, bercak coklat. Mn tidak mobile seperti Fe. Sering terjadi bersamaan dengan defisiensi Fe di tanah pH tinggi.
• Defisiensi N  — DAUN TUA menguning SERAGAM dari ujung ke pangkal, TANPA pola interveinal. N sangat mobile — seluruh daun menguning merata, berbeda dari pola interveinal Mg.

Mengapa Beli MgSO4·7H2O dari PT Makro Chemindo?

  • COA resmi pabrik tersedia setiap lot, harga kompetitif, stok reguler sepanjang tahun.Importir langsung ex China (RRC)
  • MAP, MKP, Calcium Nitrate, dan semua komponen Stok A & B tersedia dari satu vendor — tidak perlu mencari dari beberapa sumber. Tersedia bersama seluruh komponen nutrisi hidroponik
  • Leadtime 1-2 hari untuk Jabodetabek, pengiriman ke seluruh Indonesia.Stok ready Jakarta & Tangerang
  • PT Makro Chemindo melayani lebih dari 1.000 klien pertanian dan industri di seluruh Indonesia sejak 1999. 25+ tahun pengalaman
Hubungi Kami untuk Penawaran Harga & Konsultasi Gratis
WhatsApp: +62 878-5984-7625  |  Telp: +62 21 4584-5230  |  makrochm@dnet.net.id 

Area Layanan & Industri Terlayani

WilayahIndustri Terlayani
Jakarta, TangerangPabrik pupuk, pengolahan air, industri kimia
Jawa Tengah & TimurPertanian, hidroponik, perkebunan
SumateraPerkebunan sawit, pabrik gula, industri pengolahan air
Kalimantan & SulawesiPerkebunan, pertambangan, industri kimia
Bali & NTBHortikultura, hidroponik

FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan

Q: Apa perbedaan MgSO4.7H2O (Heptahydrate) dan MgSO4.H2O (Monohydrate), dan mana yang harus saya pilih?

A: PT Makro Chemindo menyediakan keduanya. Perbedaan utama: MgSO4.7H2O mengandung MgO ~16% dan S ~13% per kg produk — bentuk paling umum, harga lebih murah, cocok untuk fertigasi standar, hidroponik, foliar spray, dan aplikasi tanah umum. MgSO4.H2O mengandung MgO ~27% dan S ~22% per kg produk — lebih pekat, butuh volume ~40% lebih kecil untuk mendapatkan Mg yang sama. Pilih Monohydrate jika kapasitas tangki stok terbatas, untuk formulasi WSF konsentrat, atau ingin efisiensi penyimpanan lebih baik. Untuk sistem hidroponik standar menggunakan 246 g/10L Stok B, Heptahydrate adalah pilihan yang lebih ekonomis.

Q: Mengapa MgSO4 harus dimasukkan ke Stok B dan tidak boleh dicampur dengan Ca(NO3)2 di Stok A?

A: Karena dalam larutan pekat, SO42- dari MgSO4 bereaksi dengan Ca2+ dari Ca(NO3)2 membentuk kalsium sulfat (CaSO4 / gypsum) yang kelarutannya sangat rendah (~2 g/L) — jauh lebih rendah dari kedua komponen asalnya. Endapan gypsum ini akan menyumbat pipa, filter, dan emitter irigasi. Solusinya simpel: buat MgSO4 selalu di Stok B bersama MAP, K2SO4, dan mikro. Aman dicampur hanya setelah keduanya diencerkan ke konsentrasi kerja (masing-masing < 0.3%).

Q: Berapa dosis MgSO4 untuk foliar spray kelapa sawit dengan gejala COS?

A: Untuk koreksi Confluent Orange Spotting (COS) pada sawit: larutkan 20 gram MgSO4.7H2O per liter air (larutan 2%). Semprotkan ke seluruh permukaan daun frond yang menunjukkan gejala, terutama frond tua (frond 9-17). Volume semprot: 250-500 mL per pohon tergantung ukuran kanopi. Frekuensi: 2-3x dalam interval 2-3 minggu. Untuk pencegahan jangka panjang: kombinasikan foliar spray dengan soil application 1-2 kg MgSO4/pohon/tahun sebar di piringan. Respons terlihat dalam 4-8 minggu setelah aplikasi pertama.

Q: Berapa takaran MgSO4 untuk membuat larutan stok hidroponik Stok B?

A: Formula standar untuk membuat 10 liter Stok B (pengenceran kerja 1:100): 246 gram MgSO4.7H2O, ditambah 115 gram MAP, 522 gram K2SO4, dan paket mikro sesuai formula. Larutkan dalam urutan: air → K2SO4 (aduk hingga larut) → MAP → MgSO4 → mikro. Gunakan air bersih bersuhu kamar. Simpan Stok B dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari. Shelf life stok: 1-2 bulan pada suhu ruang. Untuk membuat larutan kerja: campurkan 100 mL Stok A + 100 mL Stok B ke 10 liter air, cek EC dan pH sebelum digunakan.

Q: Apakah MgSO4 bisa menggantikan MgO untuk sawit?

A: Keduanya menyediakan Mg namun dengan mekanisme berbeda dan tidak bisa sepenuhnya saling menggantikan. MgSO4.7H2O: larut sempurna, cepat tersedia, tidak mengubah pH, cocok untuk foliar spray dan fertigasi. Namun efeknya lebih singkat karena Mg lebih mudah tercuci. MgO 85%: tidak larut langsung, bereaksi perlahan di tanah, menaikkan pH (bermanfaat di tanah masam), efek bertahan lebih lama. Strategi optimal untuk sawit: gunakan MgO sebagai pupuk dasar jangka panjang (1-2 ton/ha/tahun) dan tambahkan MgSO4 foliar spray untuk koreksi cepat saat gejala defisiensi muncul — kombinasi keduanya lebih efektif dari salah satu saja.

Q: Apa manfaat kandungan Sulfur (S) dalam MgSO4 untuk tanaman?

A: Sulfur (S) dari MgSO4 memberikan manfaat tambahan yang sering diremehkan: (1) Komponen asam amino — S adalah penyusun asam amino sistein dan metionin yang membangun protein tanaman. Defisiensi S menyebabkan daun muda menguning (karena asam amino tidak terbentuk). (2) Meningkatkan kualitas produk — S meningkatkan kandungan minyak atsiri pada bawang dan bawang putih, kandungan glukosida pada brokoli dan kubis, serta kualitas protein pada biji-bijian. (3) Meningkatkan serapan N — S berperan dalam aktivasi enzim nitrogenase dan nitroreduktase yang mengolah N. (4) Membantu pembentukan klorofil — S diperlukan untuk sintesis klorofil secara tidak langsung. Kandungan S ~13% dalam setiap kg MgSO4.7H2O memberikan manfaat nutrisi ganda tanpa biaya tambahan.

Produk Terkait

Pelanggan yang memesan MgSO4·7H2O juga sering membutuhkan:

  • MAP (Mono Ammonium Phosphate) — sumber P+N untuk Stok B hidroponik
  • Calcium Nitrate — sumber Ca+N untuk Stok A hidroponik
  • MKP (Mono Potassium Phosphate) — sumber K+P untuk fase generatif
  • MgO 85% (Magnesium Oxide) — sumber Mg untuk koreksi pH + Mg jangka panjang
  • EDTA 4Na — untuk membuat Fe-EDTA chelate komponen Stok A hidroponik

Lihat seluruh katalog produk di: makrochemindo.com/our-products

Hubungi Kami Sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik Pupuk MgSO4 di Indonesia. Kami siap menjadi mitra bisnis bahan kimia industri Anda.

📍 Lokasi Kantor & Gudang (Pusat): Jakarta & Tangerang
📦 Pengiriman: Seluruh Indonesia
📞 Telepon: 021-45845230 / 087859847625
📧 Email: makrochm@dnet.net.id